Jumat, 29 Agustus 2025

Virus Corona

Imbas Temuan Omicron, WHO Sarankan Kelompok Berisiko Tinggi Menunda Perjalanan

Imbas temuan varian Omicron, WHO menyarankan kelompok berisiko tinggi tertular Covid-19 menunda perjalanannya.

Penulis: Inza Maliana
Editor: Arif Fajar Nasucha
AFP/WILLIAM WEST
Pelancong internasional yang mengenakan alat pelindung diri (APD) tiba di Bandara Tullamarine Melbourne pada 29 November 2021 ketika Australia mencatat kasus pertama varian Omicron dari Covid-19. (Photo by William WEST / AFP) 

Para peneliti di Afrika Selatan dan di seluruh dunia sedang melakukan untuk lebih memahami banyak tentang Omicron.

Saat ini, belum jelas apakah Omicron lebih mudah menyebar dari orang ke orang dibandingkan dengan varian lain, termasuk varian Delta.

Meskipun jumlah orang yang di tes positif meningkat di wilayah Afrika Selatan yang terkena varian ini, tetapi studi epidemiolog sedang melakukan riset dan mencari tahu penyebabnya.

2. Bagaimana tingkat keparahan penyakit yang disebabkan Omicron?

WHO menyatakan belum jelas apakah Omicron mengakibatkan sakit yang lebih parah dibandingkan infeksi dengan varian lain, termasuk varian Delta.

Data awal menunjukkan adanya peningkatan tingkat rawat inap di Afrika Selatan, tetapi hal ini bisa terjadi karena meningkatnya jumlah keseluruhan orang yang terinfeksi bukan akibat infeksi spesisik Omicron.

Saat ini, tidak ada informasi yang menunjukkan gejala terkait Omicron berbeda dengan varian lainnya.

Infeksi awal yang dilaporkan terjadi di kalangan anak muda cenderung lebih ringan.

Namun, untuk memahami keparahan tingkat Omicron akan memakan waktu berhari-hari hingga beberapa minggu.

Semua varian Covid-19, dapat menyebabkan penyakit parah atau kematian, khususnya bagi orang-orang yang paling rentan, sehingga perlu dilakukan pencegahan.

Baca juga: Tingkat Keparahan Varian Omicron Dibandingkan Mutasi Lain Masih Belum Diketahui, Tetap Jaga Prokes

Baca juga: Pejabat Negara Dilarang ke Luar Negeri, Cegah Masuknya Varian Omicron ke Indonesia

3. Apakah adanya kemungkinan infeksi ulang?

Data awal menunjukkan kemungkinan ada peningkatan risiko infeksi ulang dengan Omicron.

Orang yang sebelumnya terkena Covid-19 dapat terinfeksi ulang dengan lebih mudah pada Omicron dibandingkan varian lainnya.

Namun, informasi ini masih terbatas.

Informasi lebih lanjut akan diumumkan dalam beberapa waktu mendatang.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan