Konflik Rusia Vs Ukraina
7 Hari Serangan Rusia, 2.000 Warga Ukraina Tewas, 874.000 Mengungsi hingga Ancaman Nuklir dari Putin
Berikut rangkuman 7 hari serangan Rusia, lebih dari 2.000 warga Ukraina tewas, 874.000 mengungsi dan ancaman nuklir dari Vladimir Putin.
TRIBUNNEWS.COM - Berikut rangkuman 7 hari perang Rusia-Ukraina yang telah mengguncang dunia hingga menciptakan peristiwa pertama dalam sejarah.
Dikutip dari Al Jazeera, seminggu setelah invasi Rusia ke Ukraina, sejumlah peristiwa sejarah telah terjadi.
Seperti ketika Ibu Kota Ukraina, Kyiv dan kota-kota besar lainnya diserang untuk pertama kali sejak Perang Dunia II.
Juga, ketika Amerika Serikat, Uni Eropa, dan Inggris menjatuhkan sanksi terdalam dan terluas terhadap ekonomi Rusia untuk pertama kalinya.
Baca juga: Kemhan Rusia Klaim 498 Prajuritnya Tewas Selama Operasi Khusus di Ukraina
Dalam seminggu, negara-negara Eropa telah membuat langkah kebijakan internasional dan pertahanan yang bersejarah.
Sementara ketegangan perang nuklir telah meningkat ke level tertinggi sejak Perang Dingin pada 1947-1989 silam.
Kini, ketika pertempuran terus berkecamuk dan krisis kemanusiaan merajalela, nasib Ukraina masih menjadi tanda tanya.
Awal Mula Rusia Menyerang
Pada 21 Februari 2022, Presiden Rusia, Vladimir Putin memerintahkan pasukan ke daerah-daerah separatis, yakni Luhansk dan Donetsk di Ukraina timur, dan mengakui mereka sebagai negara merdeka.
Langkah itu secara efektif membunuh proses diplomatik tingkat tinggi yang mungkin mengarah pada pertemuan puncak antara Putin dan Presiden AS Joe Biden untuk meredakan ketegangan yang meningkat, setelah Rusia mengumpulkan antara 150.000 dan 200.000 tentara di sepanjang perbatasan Ukraina.
Putin membenarkan keputusannya dalam pidato yang direkam selama 55 menit, di mana dia menyalahkan NATO atas krisis tersebut dan mengatakan aliansi itu merupakan ancaman bagi Rusia.
Rusia Mulai Menyerang pada 24 Februari
Putin memerintahkan untuk meluncurkan serangan skala penuh ke Ukraina pada 24 Februari 2022.
Putin pun tak peduli dengan sanksi AS dan Uni Eropa terhadap bank-bank Rusia hingga Jerman menghentikan proses sertifikasi pipa Nord Stream 2.
Kala itu, pasukan Rusia menyerang dari Belarus ke utara, Semenanjung Krimea yang diduduki di selatan dan tanahnya sendiri di timur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/pengungsi-dari-ukraina-berbaris-untuk.jpg)