Minggu, 31 Agustus 2025

Virus Corona

Kongres Amerika Serikat Mulai Kurangi Jatah Pendanaan untuk Covid-19  

Kongres Amerika Serikat (AS), membuat pemerintahan Presiden Joe Biden kembali mendistribusikan 10 miliar dolar AS untuk Covid-19

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Wahyu Aji
MaxPixel's contributors
Ilustrasi Bendera Amerika Serikat. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON - Berkurangnya dana pandemi virus corona (Covid-19) yang ada dan tidak adanya anggaran baru dari Kongres Amerika Serikat (AS), membuat pemerintahan Presiden Joe Biden kembali mendistribusikan 10 miliar dolar AS dari alokasi dana pengujian dan program kesiapsiagaan lainnya.

Langkah ini diambil untuk memastikan vaksin baru Covid-19 dan perawatan yang ada saat ini tetap tersedia pada musim gugur 2022.

Dikutip dari laman Axios, Minggu (12/6/2022), dengan Kongres tidak mau menyetujui pengeluaran baru, Gedung Putih pun harus membuat pilihan yang sulit untuk menghindari kekurangan jika varian baru Covid-19 yang lebih berbahaya muncul.

"Pertukaran ini terpaksa kami lakukan karena Kongres memiliki konsekuensi serius," kata seorang pejabat Gedung Putih.

Ia menandai pembiayaan terhadap terapi dan diagnostik, kapasitas produksi vaksin dalam negeri, penimbunan Alat Pelindung Diri (APD), serta perlengkapan sistem pengujian.

Administrasi Biden mengarahkan 5 miliar dolar AS diantaranya untuk membeli dosis vaksin versi yang diperbaharui untuk musim gugur ini.

Sedangkan 4,9 miliar dolar AS lainnya akan dialihkan untuk membeli 10 juta program pengobatan antivirus oral Paxlovid Pfizer.

"Lalu 300 juta dolar AS akan dialokasikan kembali untuk lebih banyak perawatan antibodi monoklonal," kata pejabat itu.

Seorang Ahli Epidemiologi di Brown University School of Public Health, Jennifer Nuzzo mengatakan bahwa ini benar-benar situasi yang tidak menguntungkan.

"Ini terlihat seperti anda hanya mengambil uang dari satu akun penting untuk akun lain, padahal anda membutuhkan keduanya," kata Nuzzo.

Baca juga: Inflasi Amerika Serikat Mencapai 8,6 Persen, Sentuh Rekor Tertinggi Dalam 40 Tahun

Di luar persediaan dan penelitian, ada pula kekhawatiran yang muncul tentang bagaimana realokasi anggaran untuk Covid-19 dapat memperlebar kesenjangan kesehatan. 

Pemerintah AS pada Maret lalu mulai membuat langkah penghematan dengan menghentikan program federal yang membayar untuk pengujian dan perawatan yang tidak diasuransikan.

Pembatasan anggaran ini tentunya membatasi kemampuan untuk melacak virus di beberapa populasi paling rentan yang berisiko lebih besar sakit dan menyebarkan penyakit.

Kurangnya dana baru telah melanda pusat kesehatan federal yang memenuhi syarat seperti Cherokee Health Systems, sekelompok klinik di bagian timur pedesaan Tennessee, di mana hampir sepertiga pasiennya tidak diasuransikan.

Halaman
12
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan