Virus Corona

Selandia Baru Tawarkan Masker dan Rapid Test Gratis untuk Perangi Lonjakan Covid-19

Pemerintah Selandia Baru menawarkan masker dan rapid test gratis untuk mencegah meluasnya penyebaran virus Corona, Kamis (14/7/2022).

Marty MELVILLE / AFP
Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern berbicara selama konferensi pers tentang pembatasan virus corona Covid-19, di Wellington pada 5 Maret 2021. Terbaru, Pemerintah Selandia Baru menawarkan masker dan rapid test gratis untuk mencegah meluasnya penyebaran virus Corona, Kamis (14/7/2022). 

TRIBUNNEWS.COM - Selandia Baru mengungkapkan pemerintah menawarkan masker dan rapid test gratis sebagai bagian dari upaya mengatasi gelombang baru virus corona.

Pihak terkait melaporkan rekor wabah flu meningkatkan tekanan pada sistem perawatan kesehatan Selandia Baru.

Dilansir Al Jazeera, Menteri Respons Covid-19 Dr Ayesha Verrall mencatat peningkatan "signifikan" dalam kasus virus dalam dua minggu terakhir.

Infeksi terbesar tercatat di antara orang berusia 65 tahun ke atas.

Artinya, lebih banyak orang dirawat di rumah sakit.

“Tidak diragukan lagi kombinasi lonjakan kasus Covid-19 dan rawat inap, musim flu terburuk dalam ingatan baru-baru ini dan ketidakhadiran staf yang sesuai membuat petugas kesehatan dan seluruh sistem kesehatan berada di bawah tekanan ekstrem,” kata Dr Verrall dalam sebuah pernyataan, Kamis (14/7/2022).

“Pemodelan kami menunjukkan bahwa kami berada di awal gelombang Omicron kedua yang bisa lebih besar dari yang pertama, dengan varian BA.5 yang lebih menular menjadi strain dominan di masyarakat.”

Baca juga: Selandia Baru akan Berikan 800.000 Dolar AS ke UNICEF untuk Bantu Sri Lanka

Diketahui, hampir 70.000 orang di seluruh Selandia Baru saat ini mengidap Covid-19, dan 765 pasien saat ini dirawat di rumah sakit karena penyakit tersebut.

Negara yang berpenduduk lebih dari lima juta itu mencatat 11.382 kasus baru virus corona pada Kamis (14/7/2022).

Sementara, hari ini, Jumat (15/7/2022) Selandia Baru melaporkan 11.698 kasus baru, sehingga total infeksi di negara itu mencapai 1.473.955 sejak virus Corona merebak.

Selain gratisan masker dan rapid test, pemerintah perluas akses obat antivirus

Untuk membantu mengekang penyebaran penyakit, Verrall mengatakan pemerintah akan membuat masker dan tes cepat tersedia secara gratis, dan memperluas akses ke obat antivirus bagi mereka yang paling berisiko terkena penyakit parah.

Ini juga akan meningkatkan kampanye pendorong kedua dan mendorong orang untuk mendapatkan vaksin flu mereka.

Pernyataan itu mencatat bahwa pemakaian masker dapat mengurangi kasus baru virus sebanyak 53 persen.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved