Indonesia dan Amerika Gelar Latihan Militer Besar-besaran Libatkan Ribuan Tentara pada 11-4 Agustus

Indonesia dan Amerika Serikat akan menggelar latihan militer besar-besaran bulan depan melibatkan ribuan tentara.

Editor: Hasanudin Aco
TRIBUNNEWS/LENDY RAMADHAN
Panglima Militer AS General Mark A. Milley (baju loreng abu-abu) berkunjung ke Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI), Cilangkap, Jakarta Timur, Minggu (24/7/2022). Dalam kunjungan tersebut Panglima Militer AS disambut Panglima TNI Jend. TNI. Andika Perkasa, mereka bicarakan tentang latihan perang antara militer AS dengan TNI. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Indonesia dan Amerika Serikat akan menggelar latihan militer besar-besaran dengan melibatkan ribuan personel tentara yang dijadwalkan berlangsung 1-14 Agustus 2024 di tiga lokasi yakni Baturaja, Amborawang, dan Pulau Batam.

Beberapa negara juga akan ikut serta dalam latihan militer ini yakni Australia, Jepang, dan Singapura.

Latihan militer yang dinamakan Super Garuda Shield 2022 ini merupakan salah satu latihan militer terbesar dengan negara lain yang pernah digelar di Indonesia.

Dikutip dari Kompas.TV, Rabu (26/7/2022), Garuda Shield adalah latihan bersama dan gabungan tahunan antara Tentara Nasional Indonesia TNI dan Komando Indo-Pasifik AS Indopacom.

Baca juga: Berkunjung ke Jakarta, Jenderal Amerika Serikat Sebut Indonesia sebagai Mitra Penting

Latihan militer ini dirancang untuk memperkuat interoperabilitas, kemampuan, rasa saling percaya, dan kerja sama yang telah dibangun dari pengalaman bersama selama beberapa dekade.

Latihan Garuda Shield 2022 akan jauh lebih besar cakupan dan skalanya dibandingkan latihan sebelumnya dengan banyak negara untuk pertama kalinya ikut berpartisipasi atau hadir sebagai pengamat.

Selain negara-negara yang berpartisipasi aktif, Kanada, Prancis, India, Malaysia, Korea Selatan, Papua Nugini, Timor Leste, dan Inggris diharapkan bergabung sebagai negara pengamat.

“Saya bangga melihat bagaimana Garuda Shield berkembang dibandingkan tahun lalu – dalam musim panas ini dikembangkan menjadi latihan gabungan multinasional yang mencakup semua komponen militer kita,” kata Jenderal Charles Flynn, Komandan Jenderal Angkatan Darat AS untuk Pasifik.

“Ini merupakan simbol ikatan AS-Indonesia dan hubungan yang berkembang antara kekuatan darat di wilayah yang sangat penting ini… karena kekuatan darat adalah perekat yang menyatukan arsitektur keamanan kawasan. Kami melakukannya bersama dengan membangun kesiapan, membangun hubungan, dan membangun kepercayaan. Menyatukan pasukan kita seperti ini, kita menjahit jalinan keamanan regional menjadi sesuatu yang langgeng," kata Jenderal Flynn.

Latihan Garuda Shield 2022 melibatkan sekitar 2.000 tentara AS, 2.000 personel TNI AD dan tambahan peserta dari negara mitra.

Latihan bersama ini akan meningkatkan kemampuan interoperabilitas gabungan melalui pelatihan dan pertukaran budaya.

Latihan ini juga akan memperkuat Kemitraan Strategis AS-Indonesia dan memajukan kerja sama regional dalam mendukung Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

Latihan bersama skala besar juga ini akan meliputi pertukaran profesional dan budaya yang memperkuat kemitraan AS- Indonesia melalui pembelajaran dan pelatihan bersama.

Pelatihan, pertukaran akademik, dan lokakarya pengembangan profesional yang ditujukan untuk anggota di tingkat korps dan di bawahnya akan berfokus pada bidang-bidang seperti bantuan kemanusiaan dan bantuan bencana alam, serta memerangi ancaman konvensional, nonkonvensional, dan hibrida.

Latihan pos komando (CPX) akan berpusat pada tugas staf operasi penjaga perdamaian PBB dalam sebuah seting militer gabungan.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved