Minggu, 31 Agustus 2025

Mantan PM Jepang Shinzo Abe Ditembak

Upacara Pemakaman Kenegaraan Mantan PM Jepang Shinzo Abe Telan Biaya Rp173 Miliar

Jepang tengah mempersiapkan pemakaman kenegaraan untuk mantan PM Shinzo Abe yang menelan biaya fantastis.

AFP/TOSHIFUMI KITAMURA
Sebuah mobil jenazah meninggalkan kediaman mantan perdana menteri Jepang Shinzo Abe untuk mengangkut jenazahnya ke kuil Zojoji di Tokyo pada 11 Juli 2022. - Upacara pemakaman kenegaran mantan PM Jepang, Shinzo Abe, menelan biaya hingga Rp173 miliar. 

Mengenai jumlah penawaran yang berhasil, 2015 adalah 7.735.000 yen, yang kurang dari 10 juta yen.

Baca juga: 51 persen Menentang Upacara Pemakaman Kenegaraan Almarhum Shinzo Abe, Penyelenggara Kini Jadi Sorotan

Namun, pada 2019, itu adalah 16,8 juta yen.

Pada tahun 2019, sulit untuk mencari informasi sejauh mana penyelidikan pihak kejaksaan telah dilakukan, di tengah kekhawatiran pertemuan dengan Kantor Kabinet sebelum penawaran adalah ilegal.

Tentu saja, tidak ada hal seperti itu dalam penawaran kali ini, dan Kepala Sekretaris Kabinet, Kazuhiro Matsuno, menjelaskan serta menekankan hal ini pula.

"Dalam penawaran ini tidak ada fakta bahwa perusahaan tertentu menjadi prioritas bagi kami," tekan Matsuno.

Menarik dilihat, perusahaan seperti apa sebenarnya Murayama itu?

Baca juga: Pro Kontra Para Pimpinan Politik terkait Upacara Pemakaman Kenegaraan Mantan PM Jepang Shinzo Abe

Murayama adalah sebuah perusahan dengan sejarah yang sangat panjang, karena didirikan 120 tahun yang lalu.

Upacara pemerintah yang telah banyak dikerjakan sejauh ini meliputi Upacara Peringatan Nasional untuk Korban Perang, Upacara Peringatan 10 Tahun Gempa Besar Jepang Timur (2021), Pemakaman Bersama Kabinet-Partai Demokrat Liberal Mantan Perdana Menteri Nakasone (2020), dan Pemakaman Nasional Mantan Perdana Menteri Yoshida (1967) juga dikerjakan.

Perusahaan juga menangani acara-acara yang berhubungan dengan olahraga dan acara-acara sektor swasta, seperti acara-acara berskala besar berskala dunia.

Mengenai penawaran yang berhasil, Perdana Menteri Fumio Kishida mengatakan ada empat perusahaan yang dapat menangani bisnis di Budokan.

"Saya mengerti bahwa penawaran yang berhasil dilakukan di bawah prosedur resmi. Namun telah dipilih pemenang tendernya," tekan PM Kishida.

(Tribunnews.com/Whiesa/Richard Susilo)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan