Konflik Rusia Vs Ukraina

Spanyol Curigai Bom Surat Terkait dengan Perang Rusia di Ukraina

Menteri Dalam Negeri Spanyol mencurigai bom enam bom surat yang dikirimkan ke beberapa gedung pemerintahan terkait dengan perang Rusia.

Penulis: Whiesa Daniswara
OSCAR DEL POZO / AFP
Polisi Spanyol memblokir jalan setelah ledakan bom surat di kedutaan Ukraina di Madrid pada 30 November 2022. - Menteri Dalam Negeri Spanyol, Fernando Grande-Marlaska mengatakan, ia curiga dengan bom surat yang menerjang negaranya terkait dengan perang Rusia di Ukraina. 

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Dalam Negeri Spanyol, Fernando Grande-Marlaska mengatakan, dirinya mencurigai bom surat yang menyasar negaranya terkait dengan perang Rusia di Ukraina.

Grande-Marlaska menulis dalam sebuah pesan kepada rekan-rekannya di Uni Eropa dan Komisi Eropa, bahwa enam bom surat tersebut "dapat dihubungkan dengan invasi Rusia ke Ukraina".

Dikutip dari Al Jazeera, Kementerian Dalam Negeri Spanyol membenarkan laporan tersebut.

Bom surat dikirim ke politisi terkemuka Spanyol, kedutaan besar Ukraina dan AS, pusat satelit Uni Eropa di pangkalan udara Torrejon de Ardoz.

Selain itu, bom surat juga menyasar produsen senjata Spanyol yang telah memasok peralatan ke Ukraina.

Bom Surat Juga Terjadi di Ceko

Baca juga: Ledakan Hantam Kedutaan Besar Ukraina di Madrid, 1 Orang Terluka Dilarikan ke RS

Polisi Ceko mengevakuasi konsulat Ukraina di kota Brno pada Jumat setelah paket mencurigakan tiba di sana.

Seorang juru bicara kepolisian mengatakan, paket tersebut, yang sedang diperiksa menggunakan mesin sinar-X, mirip dengan bom surat yang dikirimkan di Spanyol.

Alat peledak yang dikirimkan di Spanyol adalah buatan sendiri dan hanya berisi sejumlah kecil bahan peledak dan bola logam kecil, lapor media Spanyol pada hari Jumat.

Bingkisan itu tidak meledak saat dibuka, tetapi malah menghasilkan kilatan api, lapor surat kabar El Pais dan penyiar TV pemerintah RTVE, mengutip sumber polisi.

Hanya satu dari bom surat yang meledak, yakni di taman Kedutaan Ukraina di Madrid pada hari Rabu.

Baca juga: Pembangkit Nuklir Ukraina Diguncang Belasan Ledakan, IAEA Beri Peringatan Keras

Ledakan tersebut membuat seorang petugas keamanan mengalami cedera pada tangannya.

Tidak ada yang mengaku bertanggung jawab atas bom surat itu, dan pihak berwenang belum merilis informasi tentang kemungkinan tersangka.

Sementara Menteri Pertahanan Spanyol, Margarita Robles tidak secara khusus menyebutkan serangkaian surat berbahaya selama kunjungan ke Ukraina pada hari Rabu.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved