Sabtu, 30 Agustus 2025

Lima negara dengan aturan pemberian tip yang berbeda - Jepang sampai Amerika Serikat

Di Prancis, "service compris" berarti tip sudah termasuk dalam tagihan. Di tempat lain, khususnya di Asia Timur, tidak adanya tradisi…

Dan para wisatawan tidak akan menemukan informasi-informasi itu di banyak brosur wisata.

China

Bahkan di megalopolis China yang paling modern, seperti Beijing dan Shanghai, masih ada takhayul dan tradisi. Pemberian tip tidak diharapkan.

Jauh sebelumnya, meskipun tampaknya sulit untuk memberi penghargaan di negara yang terobsesi dengan terobosan teknologi dan masa depan, di negara ini pemberian tip pernah dilarang.

Memang, salah satu prinsip China adalah semua orang sama dan tidak ada yang menjadi pelayan bagi yang lain. Menyiratkan keunggulan atas orang lain telah lama menjadi hal yang tabu.

Meski semakin banyak hotel-hotel besar dan restoran-restoran spektakuler di China, memberi tip – terutama di kota-kota yang jarang dikunjungi – masih dianggap perilaku tidak sopan dan bentuk suap.

Namun, pertumbuhan pariwisata China, ditambah asimilasi banyak kebiasaan Barat, mengarah pada perubahan bertahap, menurut Maggie Tian, ​​general manajer operator tur Intrepid Travel asal China, yang berbasis di Australia.

"Sementara memberi tip di China secara historis dianggap tidak sopan, hal itu sedang berubah," jelasnya.

“Orang China masih belum terbiasa memberi tip, tetapi tip sekarang dapat diterima, terutama di kota-kota besar di mana terdapat banyak penduduk dan pengunjung asing.”

“Jika Anda berkunjung, memberi tip pada porter, pemandu wisata, dan bartender dalam jumlah kecil untuk hal yang luar biasa. layanan atau dukungan khusus diterima. Terlepas dari sejarahnya, penduduk setempat akan menghargainya."

Amerika Serikat

Beberapa negara menganggap budaya memberi tip sama seriusnya dengan AS. Itu tertanam secara nasional seperti halnya Super Bowl, dan terkadang sulit bagi wisatawan asing untuk mengukur atau menjelaskan semangat ini.

Sekarang kebiasaan untuk menambahkan 20%-25% ke tagihan, dan tipflasi menimbulkan tantangan bagi penduduk lokal dan pengunjung.

Memang saat ini jumlah yang diberikan dan diharapkan telah meningkat secara eksponensial dan munculnya opsi pemberian tip digital menambah kerumitan.

Staf yang melayani dibayar rendah dan bergantung pada siklus tip harian.

Banyak retailer, mulai dari SPBU hingga Starbucks, sekarang menambahkan biaya layanan opsional saat penjualan langsung.

Halaman
1234
Sumber: BBC Indonesia
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan