Rabu, 8 April 2026
Deutsche Welle

Saat Oma Menolak Jadi Lansia yang “Hanya Diam di Rumah”

Lansia berusia 70-80 tahun jadi daya tarik restauran ini. Bukan eksploitasi lansia, Uma Oma justru beri kesempatan bekerja bagi oma…

Deutsche Welle
Saat Oma Menolak Jadi Lansia yang “Hanya Diam di Rumah” 

Meski terlihat sedikit lelah, bibir Wasinah yang dipulas pewarna merah matte yang sedikit tak merata, tersenyum lebar saat menyambut pelanggannya.

"Cucu Oma dari mana?" ucapnya sembari berdiri dari kursi yang didudukinya saat menyapa DW Indonesia.

Sesekali saat merasa letih, dia duduk di kursi lipat di belakang pintu kaca di kafe itu.

Semangatnya mungkin berkobar tapi usia tak bisa bohong.

Wasinah yang hampir berusia 80 tahun ini memutuskan bekerja sebagai penyambut tamu di Uma Oma Café, di Blok M, Jakarta.

Beberapa orang mungkin kebingungan melihat nenek-nenek masih harus bekerja sebagai penyambut tamu di sebuah kafe, eksploitasi lansia katanya.

Namun buat sebagian lain, ini adalah pemberdayaan lansia.

Semangat para lansia patut diacungi jempol, kata mereka.

Wasinah justru tak peduli apa kata orang. Dengan tubuh kecilnya, Oma Wasinah, sapaannya, justru ingin tetap bekerja. "Ya, lumayan uangnya buat jajan," kata dia.

"Anak saya sebenarnya tidak setuju, tapi ya saya tetap mau kerja. Saya tidak mau di rumah saja."

Oma yang 'tidak bisa diam'

Ibu tujuh orang anak itu mengungkapkan keengganannya untuk di rumah saja dan duduk-duduk diam.

Dia ingin tetap produktif dan bekerja.

"Enakan di sini. Bahagia dong, bisa ketemu banyak orang, banyak temannya. Bisa ngobrol dan ketawa-ketawa. Jadi tidak sakit badannya."

Dengan bangga, dia juga mengatakan kerap naik-turun kafe 3 lantai ini, meski sebenarnya dia tak diharuskan melakukan itu.

Sehari-hari, Wasinah diantar jemput dijemput oleh anak bontotnya.

Sumber: Deutsche Welle
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved