Kamis, 23 April 2026
Deutsche Welle

Saat Oma Menolak Jadi Lansia yang “Hanya Diam di Rumah”

Lansia berusia 70-80 tahun jadi daya tarik restauran ini. Bukan eksploitasi lansia, Uma Oma justru beri kesempatan bekerja bagi oma…

Deutsche Welle
Saat Oma Menolak Jadi Lansia yang “Hanya Diam di Rumah” 

Dengan konsep kafe rumahan, Uma Oma, menggambarkan nuansa vintage, asri, namun hangat seperti layaknya rumah nenek.

Tak lupa, hiasan piring-piring jadul dan rantang blirik hijau yang populer di tahun 1960-an juga dipajang di sudut dapur sebagai penyemarak. Di sebelahnya, jajaran wadah-wadah makanan siap saji terlihat menggoda selera.

Di kafe yang berdiri sejak 10 September 2023 ini punya beberapa menu yang jadi andalan antara lain nasi cumi hitam oma, empal gentong oma, ayam goreng sambal cobek, sampai nasi lidah melawai.

Kalau kurang, pelanggan masih bisa pesan berbagai sayur dan lauk dari buku menu. Selain itu, para cucu oma juga bisa menikmati berbagai minuman dan makanan kekinian mulai dari kopi sampai pisang goreng gula aren.

Makin banyak restoran berkonsep inklusivitas

Konsep restoran dan kafe yang mempekerjakan lansia sebenarnya bukan hal baru. Di beberapa negara, sudah ada restoran yang menggandeng lansia sebagai pekerja.

The Restaurant of Order Mistakes di Tokyo misalnya. Di 2019, restoran pop-up Jepang ini muncul dengan menggandeng lansia pengidap demensia untuk jadi pelayan restoran. "Seperti orang lain, kesadaran saya akan demensia pada awalnya cenderung mengarah pada gambaran negatif tentang orang-orang yang 'sangat pelupa' dan 'berkeliaran tanpa tujuan," kata pemilik restoran Shiro Oguni dikutip dari Japan Gov.

"Namun sebenarnya, mereka bisa memasak, bersih-bersih, mencuci pakaian, berbelanja, dan melakukan hal-hal 'normal' lainnya. sesuatu untuk diri mereka sendiri."

Selain Jepang, negara lain seperti Amerika juga sudah mulai melirik para lansia untuk menjadi karyawan, khususnya di bidang fast food.

Mengutip media Seattle Times, para perekrut mengatakan pekerja yang lebih senior memiliki soft skill, sikap ramah, ketepatan waktu, yang sering tidak dimiliki pekerja muda.

Namun dalam laman itu disebutkan bahwa hal ini juga kemungkinan karena memiliki karyawan lansia berarti juga bisa menekan ongkos operasional.

Terlepas alasan apa pun, memperkerjakan minoritas termasuk lansia menjadi sebuah langkah pemberdayaan yang menarik. Beberapa restoran dan kafe di dunia tampaknya sudah memasuki era inklusivitas.

Selain Uma Oma, beberapa restoran dan kafe di Indonesia juga mulai memberdayakan kelompok minoritas agar merasa lebih terlibat dalam kehidupan sosial. (ae)

Sumber: Deutsche Welle
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved