Konflik Palestina Vs Israel
Lawan Houthi, Inggris Siap Lancarkan Serangan Rudal hingga Libatkan Pesawat Tempur
Inggris tidak akan ragu untuk mengambil tindakan langsung untuk mencegah serangan lebih lanjut dari Houthi.
TRIBUNNEWS.COM - Inggris dilaporkan mempertimbangkan serangan udara terhadap kelompok militan Houthi yang didukung Iran di Yaman.
Rencana Inggris ini setelah Amerika Serikat (AS) mengatakan angkatan lautnya menenggelamkan tiga kapal yang menargetkan kapal kontainer di Laut Merah.
Menteri Pertahanan Inggris, Grant Shapps, mengatakan pemerintah tidak akan ragu untuk mengambil tindakan langsung untuk mencegah serangan lebih lanjut.
Inggris dan AS dilaporkan sedang mempersiapkan pernyataan bersama untuk mengeluarkan peringatan terakhir kepada kelompok Houthi Yaman.
Hal ini terjadi setelah militer AS mengatakan empat kapal dari daerah yang dikuasai Houthi di Yaman menembaki kapal Maersk Hangzhou dan berada dalam jarak beberapa meter dari kapal tersebut ketika helikopter AS membalas tembakan.
“Houthi tidak boleh salah paham, kami berkomitmen untuk meminta pertanggungjawaban aktor jahat atas penyitaan dan serangan yang melanggar hukum,” kata Grant Shapps, Minggu (31/12/2023), dilansir The Guardian.
Baca juga: Perang Terbuka Laut Merah Dimulai, AS Tenggelamkan Kapal Yaman, Houthi Siap Balas Kematian Pasukan
Siap Lancarkan Serangan Rudal
Inggris akan bergabung dengan AS dan mungkin negara Eropa lainnya untuk melancarkan serangan rudal terhadap sasaran yang telah direncanakan sebelumnya, baik di laut atau di Yaman sendiri.
Sumber pemerintah mengatakan, serangan terkoordinasi tersebut mungkin melibatkan pesawat tempur Angkatan Udara Kerajaan (RAF) untuk pertama kalinya atau kapal perusak HMS Diamond.
Pada Minggu pagi, Menteri Luar Negeri Inggris, David Cameron, melakukan panggilan telepon dengan timpalannya dari Iran, Hossein Amir-Abdollahian, tentang serangan Houthi di Laut Merah.
Menurut Cameron, serangan itu mengancam nyawa tak berdosa dan perekonomian global, dilansir Anadolu Agency.
Serangan Houthi Meningkat
Sementara itu, Menteri Pertahanan Inggris, Grant Shapps, mengatakan serangan Houthi terhadap pelayaran internasional di dan sekitar Laut Merah telah meningkat sebesar 500 persen.
“Hal ini tidak dapat diterima karena merugikan perdagangan dunia dengan memblokir Kebebasan Navigasi di Laut secara ilegal. Oleh karena itu, serangan-serangan ini harus dihentikan,” tulisnya di X, Minggu.
Baca juga: Kapal Perang Iran Tiba di Laut Merah saat Amerika dan Inggris Bersiap Luncurkan Serangan ke Houthi
Kemudian, ia mengatakan Houthi harus mengakhiri kampanye ilegal mereka terhadap pelayaran dagang dan segera menghentikan semua serangan kekerasan.
Diketahui, pemberontak Houthi di Yaman yang didukung Iran telah secara signifikan meningkatkan keterlibatan mereka dalam konflik saat ini di Jalur Gaza dengan menargetkan apa yang mereka katakan sebagai kapal-kapal yang menuju Israel di Laut Merah bagian selatan.
Dikatakan bahwa serangan tersebut bertujuan untuk mendukung warga Palestina di bawah agresi dan pengepungan Israel di Gaza.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/galaxy-lader-dibajak-houthi-ok.jpg)