Jumat, 29 Mei 2026

Konflik Palestina Vs Israel

Lawan Houthi, Inggris Siap Lancarkan Serangan Rudal hingga Libatkan Pesawat Tempur

Inggris tidak akan ragu untuk mengambil tindakan langsung untuk mencegah serangan lebih lanjut dari Houthi.

Tayang:
Penulis: Nuryanti
Editor: Tiara Shelavie
AFP
Ilustrasi - Kapal kargo Galaxy Leader yang dibajak kelompok militan Houthi Yaman saat berlayar di Laut Merah menuju Israel, November 2023. Inggris tidak akan ragu untuk mengambil tindakan langsung untuk mencegah serangan lebih lanjut dari Houthi. 

TRIBUNNEWS.COM - Inggris dilaporkan mempertimbangkan serangan udara terhadap kelompok militan Houthi yang didukung Iran di Yaman.

Rencana Inggris ini setelah Amerika Serikat (AS) mengatakan angkatan lautnya menenggelamkan tiga kapal yang menargetkan kapal kontainer di Laut Merah.

Menteri Pertahanan Inggris, Grant Shapps, mengatakan pemerintah tidak akan ragu untuk mengambil tindakan langsung untuk mencegah serangan lebih lanjut.

Inggris dan AS dilaporkan sedang mempersiapkan pernyataan bersama untuk mengeluarkan peringatan terakhir kepada kelompok Houthi Yaman.

Hal ini terjadi setelah militer AS mengatakan empat kapal dari daerah yang dikuasai Houthi di Yaman menembaki kapal Maersk Hangzhou dan berada dalam jarak beberapa meter dari kapal tersebut ketika helikopter AS membalas tembakan.

“Houthi tidak boleh salah paham, kami berkomitmen untuk meminta pertanggungjawaban aktor jahat atas penyitaan dan serangan yang melanggar hukum,” kata Grant Shapps, Minggu (31/12/2023), dilansir The Guardian.

Baca juga: Perang Terbuka Laut Merah Dimulai, AS Tenggelamkan Kapal Yaman, Houthi Siap Balas Kematian Pasukan

Siap Lancarkan Serangan Rudal

Inggris akan bergabung dengan AS dan mungkin negara Eropa lainnya untuk melancarkan serangan rudal terhadap sasaran yang telah direncanakan sebelumnya, baik di laut atau di Yaman sendiri.

Sumber pemerintah mengatakan, serangan terkoordinasi tersebut mungkin melibatkan pesawat tempur Angkatan Udara Kerajaan (RAF) untuk pertama kalinya atau kapal perusak HMS Diamond.

Pada Minggu pagi, Menteri Luar Negeri Inggris, David Cameron, melakukan panggilan telepon dengan timpalannya dari Iran, Hossein Amir-Abdollahian, tentang serangan Houthi di Laut Merah.

Menurut Cameron, serangan itu mengancam nyawa tak berdosa dan perekonomian global, dilansir Anadolu Agency.

Serangan Houthi Meningkat

Sementara itu, Menteri Pertahanan Inggris, Grant Shapps, mengatakan serangan Houthi terhadap pelayaran internasional di dan sekitar Laut Merah telah meningkat sebesar 500 persen.

“Hal ini tidak dapat diterima karena merugikan perdagangan dunia dengan memblokir Kebebasan Navigasi di Laut secara ilegal. Oleh karena itu, serangan-serangan ini harus dihentikan,” tulisnya di X, Minggu.

Baca juga: Kapal Perang Iran Tiba di Laut Merah saat Amerika dan Inggris Bersiap Luncurkan Serangan ke Houthi

Foto yang dirilis tanggal 22 November 2023 memperlihatkan kapal kargo Galaxy Leader (kanan) disita oleh kelompk Houthi. Kapal itu dibawa ke sebuah pelabuhan di Laut Merah.
Foto yang dirilis tanggal 22 November 2023 memperlihatkan kapal kargo Galaxy Leader (kanan) disita oleh kelompk Houthi. Kapal itu dibawa ke sebuah pelabuhan di Laut Merah. (AFP)

Kemudian, ia mengatakan Houthi harus mengakhiri kampanye ilegal mereka terhadap pelayaran dagang dan segera menghentikan semua serangan kekerasan.

Diketahui, pemberontak Houthi di Yaman yang didukung Iran telah secara signifikan meningkatkan keterlibatan mereka dalam konflik saat ini di Jalur Gaza dengan menargetkan apa yang mereka katakan sebagai kapal-kapal yang menuju Israel di Laut Merah bagian selatan.

Dikatakan bahwa serangan tersebut bertujuan untuk mendukung warga Palestina di bawah agresi dan pengepungan Israel di Gaza.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved