Kamis, 4 Juni 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Ukraina Desak Paris Kirimkan Jet Tempur Mirage 2000, Pesawat yang Dianggap Usang Pakar Indonesia

Presiden Volodymyr Zelensky mengkonfirmasi ketika ditanya apakah pihaknya sedang mencari jet tempur buatan Prancis itu.

Tayang:

TRIBUNNEWS.COM, KIEV - Ukraina mengaku sangat membutuhkan pesawat tempur Mirage-2000 untuk menghentikan kemajuan tentara Rusia di medan perang.

Akankah Paris mendengarkan seruan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk mengirimkan bantuan?

Ukraina baru-baru ini melakukan penawaran keempat untuk pesawat tempur Mirage-2000 Prancis.

Presiden Volodymyr Zelensky mengkonfirmasi ketika ditanya apakah pihaknya sedang mencari jet tempur buatan Prancis itu.

Mirage 2000 adalah pesawat tempur generasi 4 buatan Dassault Prancis.

Pesawat ini sempat ingin diakuisisi Indonesia--bekas AU Qatar--meski belakangan dibatalkan karena banyak kritikan dan dengan alasan fiskal.

Mantan Gubernur Lemhanas yang Deputi Politik 5.0 TPN Ganjar-Mahfud, Andi Widjajanto, ketika itu menyebut pesawat ini sebagai jet tempur usang yang ketinggalan secara teknologi.

Kembali ke Ukraina. Dalam sebuah wawancara dengan saluran televisi LCI Prancis, Presiden Ukraina Zelensky mengatakan sedang bernegosiasi mengenai pesawat ini.

Laporan tersebut juga mencatat situasi militer Ukraina yang kurang menguntungkan di garis depan.

Dikatakan bahwa tentara Rusia tampaknya telah “mendapatkan kembali keuntungan” di garis depan, ketika serangan balasan Ukraina pada pertengahan tahun 2023 “gagal mengubah posisi.”

“Sekarang mereka dilengkapi dengan senjata dan amunisi, militer Rusia juga memiliki keuntungan dalam mengendalikan udara, yang memungkinkan mereka melakukan serangan jauh ke wilayah Ukraina,” tambah laporan itu.

Mengapa Ukraina Membutuhkan Pesawat Tempur Mirage-2000?

Kebutuhan Kiev terhadap pesawat tempur untuk melancarkan serangan udara terhadap posisi darat Rusia dan membalikkan sebagian besar wilayah yang hilang diharapkan memberikan pengaruh yang lebih baik selama negosiasi yang mungkin dilakukan untuk mengakhiri perang.

Kiev mengharapkan preseden yang ditetapkan oleh persetujuan AS untuk mengirim pesawat tempur F-16 setelah penolakan awal.

F-16 yang disumbangkan oleh Denmark dan Belanda diperkirakan akan mencapai Ukraina dalam beberapa bulan ke depan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved