Senin, 1 September 2025

Konflik Palestina Vs Israel

India Ingatkan Warganya di Israel Pindah ke Wilayah Aman, Buntut Pria Tewas Kena Rudal saat Kerja

India mengingatkan warganya yang tinggal di Israel untuk pindah ke wilayah yang aman, seusai seorang pria tewas oleh rudal saat bekerja di kebun.

jalaa marey / AFP
Asap mengepul dari perbukitan di Ramim Ridge di Galilea Atas setelah baku tembak antara Israel dan gerakan Hizbullah Lebanon di dekat Moshav Margaliot di perbatasan Israel dengan Lebanon pada 11 November 2023. - India mengingatkan warganya yang tinggal di Israel untuk pindah ke wilayah yang aman, seusai seorang pria tewas oleh rudal saat bekerja di kebun. 

TRIBUNNEWS.COM - India mengingatkan warganya yang tinggal di Israel untuk pindah ke wilayah yang aman.

Imbauan ini muncul setelah seorang pria asal Kerala yang berusia 31 tahun, tewas terkena serangan rudal saat bekerja di kebun di Margaliot, Senin (4/3/2024) sore.

Karena itu, seluruh warga negara India di Israel diminta meninggalkan wilayah perbatasan utara dan selatan ke daerah yang lebih aman.

Korban diidentifikasi oleh media India sebagai Pat Nibin Maxwell.

Saat kejadian, Maxwelll sedang bekerja di sebuah kebun di desa Israel utara.

Pria itu tewas setelah sebuah rudal anti-tank yang diduga ditembakkan oleh Hizbullah, kelompok militan yang menguasai Lebanon, menghantam daerah tersebut.

Maxwell meninggalkan seorang istri, yang sedang hamil tujuh bulan dan seorang putri kecil, lapor kantor berita ANI.

Ia tiba di Israel baru beberapa bulan lalu dengan izin kerja.

Sebelum kerja di Israel, Maxwell mencari nafkah di Uni Emirat Arab (UEA), menurut Indian Express.

Laporan tersebut menambahkan, dia telah berhenti dari pekerjaannya pada bulan Desember untuk pindah ke Israel ketika negara tersebut membuka visa bagi pekerja India.

Saudara Maxwell juga dikabarkan bekerja di Israel.

Baca juga: Turki Ringkus 7 Tersangka, Diduga Jual Informasi ke Agen Mata-mata Mossad, Israel Masih Bungkam

"Jenazah Maxwell diperkirakan akan dipulangkan ke India dalam waktu empat hari," lapor The Hindu.

Selain menewaskan pria tersebut, beberapa orang lainnya juga terluka.

Korban luka juga diketahui berasal dari Kerala, India.

"Kami sangat terkejut dan sedih atas kematian seorang warga negara India dan cederanya dua orang lainnya akibat serangan teror pengecut yang dilancarkan oleh Syiah Hizbullah, terhadap pekerja yang sedang mengolah kebun buah-buahan di desa utara Margaliot kemarin sore,” kata Kedutaan Israel, dikutip dari Al Arabiya.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan