Kamis, 16 April 2026
Deutsche Welle

Kenapa Marco Polo Tetap Relevan di Masa Kini?

Bahkan 700 tahun setelah kematiannya, warisan perjalanan Marco Polo masih dinilai relevan dalam konteks geopolitik kekinian. Siapa…

Deutsche Welle
Kenapa Marco Polo Tetap Relevan di Masa Kini? 

"Dia adalah seorang penulis roman. Dia menceritakan ulang kisah Marco Polo dan kemungkinan besar ikut membubuhkan warna dan kejadian fantastis yang akan menghibur audiens di abad pertengahan, kata dia. Namun begitu, dibandingkan buku perjalanan lain pada masanya, Il Milione tergolong hanya sedikit mengandung fantasi, imbuhnya.

Minimnya informasi tenang Cina atau sumber informasi yang bisa dipercaya membuat sejumlah sejahrawan meragukan keaslian perjalanan Marco Polo. Namun kebanyakan sepakat, laporannya sedemikian akurat dan unik, sehingga mustahil hasil fabrikasi.

Relevansi masa kini

Kini, 700 tahun setelah kematiannya, Marco Polo telah sepenuhnya membumi dalam relung kultural peradaban modern. Namanya dipilih sebagai merek dagang beragam perusahaan, mulai dari mode fesyen hingga penyedia jasa pariwisata. Tapi meski cenderung dipandang sebagai saksi sejarah, Marco Polo tetap dianggap relevan dalam konteks kekinian.

Bagi guru besar kesusastraan asing Kim, misalnya, fenomena Marco Polo menunjukkan bahwa "dunia saat ini memiliki hal-hal di luar imajinasi manusia, dalam cara dan bentuk yang bisa sangat membingungkan dan meresahkan, namun tetap harus dijalankan."

Adapun profesor Zhang menilai kisah Marco Polo sebagai sebuah peringatan di tengah ketegangan geopolitik antara Cina dan Barat, bahwa relasi kultural bisa menjembatani perbedaan. "Marco Polo menawarkan model alternatif dalam pertemuan antara Timur dan Barat, yang sangat berguna bagi dunia saat ini. Modelnya berbasis pada sikap saling memahami dan kerja sama, ketimbang rivalitas dan konflik."

rzn/as

Sumber: Deutsche Welle
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved