Selasa, 12 Mei 2026

Konflik Palestina Vs Israel

AS, Inggris dan Prancis Kompak, Sebut Pengeboman Oleh Israel di Damaskus Sebagai Risiko Iran

Amerika Serikat dan Inggris jelas-jelas membela Israel. Dua negara ini menolak pembicaraan serangan Israel di Damaskus dalam pembahasan di DK PBB.

Tayang:
Editor: Hendra Gunawan
AFP/LOUAI BESHARA
Personel darurat memadamkan api di lokasi serangan yang menghantam sebuah gedung di sebelah kedutaan Iran di ibu kota Suriah, Damaskus, pada 1 April 2024. - Media pemerintah Suriah mengatakan serangan Israel menghantam gedung konsulat Iran di ibu kota pada 1 April, sementara sebuah pemantau perang melaporkan delapan orang tewas dan media pemerintah Iran mengatakan seorang komandan senior Korps Garda Revolusi Islam termasuk di antara korban tewas, di tengah meningkatnya ketegangan regional akibat perang Gaza. (Photo by LOUAI BESHARA / AFP) 

Serangan mematikan ini lantas membuat Iran murka, hingga berjanji akan melakukan serangan balas dendam kepada Israel yang berani menargetkan pemimpin Garda Revolusi Iran dalam serangan udaranya .

“Kami akan membuat Israel menyesali tindak pidananya yang ini dan yang lain,” Pemimpin agung Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Menteri Luar Negeri Iran, Hossein Amir Abdollahian, mengonfirmasi bahwa serangan Israel terhadap konsulat Iran di Damaskus merupakan pelanggaran terhadap semua konvensi internasional.

"Kami mengutuk keras serangan terhadap konsulat kami di Damaskus. Perdana Menteri Israel Benjamin telah benar-benar kehilangan keseimbangan mental karena kegagalan berturut-turut di Gaza dan kegagalan mencapai tujuan ambisius Zionis," tegas Abdollahian.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved