Profil dan Sosok
Masoud Pezeshkian
Simak profil Masoud Pezeshkian, anggota parlemen Iran yang sebelumnya menjabat sebagai menteri kesehatan, terpilih sebagai Presiden Iran.
TRIBUNNEWS.COM - Seorang anggota parlemen Iran yang kurang dikenal, yang sebelumnya menjabat sebagai menteri kesehatan, telah terpilih sebagai presiden Republik Islam Iran dalam rangkaian peristiwa yang mengejutkan.
Ia adalah Masoud Pezeshkian.
Selengkapnya simak profil Masoud Pezeshkian dalam artikel berikut ini:
Profil Masoud Pezeshkian
Masoud Pezeshkian lahir 29 September 1954.
Pezeshkian lahir di Mahabad, Azerbaijan Barat.
Ia lahir dari ayah Azerbaijan Iran dan ibu Kurdi Iran.
Pada tahun 1973, ia menerima diploma dan pindah ke Zabol untuk melayani tugas wajib militernya.
Selama waktu ini ia mulai tertarik pada kedokteran.
Setelah menyelesaikan tugasnya, ia kembali ke provinsi asalnya, di mana ia masuk sekolah kedokteran dan lulus dengan gelar kedokteran umum
Selama Perang Iran-Irak (1980–1988), Pezeshkian sering mengunjungi garis depan, di mana ia bertanggung jawab untuk mengirim tim medis dan bekerja sebagai pejuang dan dokter.
Baca juga: Ucapan Selamat dari 14 Pemimpin Dunia pada Presiden Iran Terpilih Masoud Pezeshkian
Pezeshkian menyelesaikan kursus Dokter Umum pada tahun 1985, dan mulai mengajar Fisiologi di perguruan tinggi kedokteran.
Selain bahasa Persia , Pezeshkian berbicara banyak bahasa, termasuk Azerbaijan, Kurdi, Arab dan Inggris.
Setelah perang, ia melanjutkan pendidikannya, mengambil spesialisasi bedah umum di Universitas Ilmu Kedokteran Tabriz.
Pada tahun 1993, ia menerima subspesialisasi bedah jantung dari Universitas Ilmu Kedokteran Iran.
Ia kemudian menjadi spesialis bedah jantung, yang membawanya menjadi presiden Universitas Ilmu Kedokteran Tabriz pada tahun 1994, sebuah jabatan yang dipegangnya selama lima tahun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/masoud-pezeshkian-sah-menjadi-presiden-terpilih-kesembilan-negara-iran-2024-789.jpg)