Konflik Palestina Vs Israel
Update Perang Tepi Barat, Hamas Double Attack di Gush Etzion-Karmei Tzur, Israel Kepung Hebron
Dua serangan bom mobil membuat komandan IDF terluka. Israel lalu mengepung Hebron setelah sebelumnya fokus di Tepi Barat bagian Utara
Penulis:
Hasiolan Eko P Gultom
Komandan Brigade Al-Quds di Tepi Barat dilansir Khaberni menyatakan tengah menyiapkan serangan mematikan bagi pasukan IDF di Tepi Barat bagian utara merujuk pada wilayah Jenin.
"Musuh akan melihat dalam beberapa hari mendatang apa yang akan kita lakukan terhadap tentara dan kendaraannya di Tepi Barat bagian utara," katanya dalam sebuah pernyataan pada Jumat.
Dia menambahkan, "Kami mengatakan kepada Netanyahu dan para pemimpin musuh bahwa sudah terlambat untuk menghilangkan gerakan perlawanan di Tepi Barat."
Komandan Brigade Al-Quds di Tepi Barat juga menyatakan kalau pasukannya menyatukan serangan dan kekuatan dengan faksi lain milisi Palestina, Brigade Al Qassam.
"Operasi kami dengan Al-Qassam di Tel Aviv adalah pesan penting yang harus diterima semua orang, dan ini bukan yang terakhir," kata dia.

Operasi Militer Israel di Jenin
Pada hari ketiga operasi militer besar-besaran di Tepi Barat, Polisi Perbatasan Israel menghabisi komandan Hamas setempat Wessam Khazem di Kota Jenin pada tanggal 30 Agustus 2024.
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan pasukan Polisi Perbatasan, yang bertindak berdasarkan informasi badan intelijen Shin Bet, memergoki Hazem di dalam sebuah kendaraan dan membunuhnya.
Sebuah pesawat Israel menghabisi dua anggota Hamas lainnya yang telah melarikan diri dari mobil yang mereka tumpangi bersama Khazem.
Pasukan menemukan senapan M16, pistol, amunisi, bahan peledak, granat gas, dan ribuan shekel di dalam kendaraan tersebut, IDF mencatat.
IDF mendakwa Khazem sebagai pimpinan Hamas di Jenin, yang bertanggung jawab mengatur dan melaksanakan penembakan serta serangan IED di Tepi Barat.
Berpotensi mempersulit masalah bagi Israel, Khazem memegang kewarganegaraan Norwegia, analis urusan Arab Khaled Abu Toameh melaporkan dikutip dari FDD.
“Dengan bantuan sponsor Iran, Hamas telah berupaya memperluas jaringan terorisnya di Tepi Barat selama setahun terakhir. Pemusnahan seorang komandan Hamas di Jenin merupakan pencapaian penting dalam perang melawan upaya Hamas untuk menyusup ke kota-kota seperti Jenin," ungkap Seth J. Frantzman , Peneliti Tambahan FDD.
“Bom bunuh diri Tel Aviv yang gagal baru-baru ini, ditambah dengan kekerasan terus-menerus yang dilakukan oleh kelompok teroris di Tepi Barat, memaksa Israel untuk melancarkan operasi besar-besaran di wilayah tersebut. Kepala keamanan Israel kemungkinan menyadari bahwa situasi akan memburuk secara signifikan beberapa minggu sebelum dimulainya musim liburan besar Yahudi. Meskipun operasi di Tepi Barat telah membuat beberapa kemajuan penting, strategi yang lebih komprehensif diperlukan untuk menghilangkan ancaman terus-menerus dari kelompok teroris di Tepi Barat," jelas Joe Truzman, Analis Riset Senior di Long War Journal milik FDD.
Pada tanggal 29 Agustus, IDF menargetkan dan melenyapkan komandan Jihad Islam Palestina Muhammed Jabber di kota Tulkarem.
Menurut IDF, operasi tersebut melibatkan badan intelijen Shin Bet, Yamam (Unit Kontra-Terorisme Nasional), dan pasukan militer yang dikerahkan ke sebuah masjid tempat Jabber ditemukan bersembunyi bersama empat pria bersenjata.
Konflik Palestina Vs Israel
Paus Leo XIV Minta Israel dan Hamas segera Berdamai dan Lepas Masing-masing Sandera |
---|
Pasukan Darat Israel Sudah Buka Jalan ke Kota Gaza, Serbuan Besar-besaran Segera Terjadi |
---|
Microsoft Minta Bantuan FBI Hentikan Demo Karyawan yang Minta Putus Hubungan dengan Israel |
---|
Australia Usir Dubes Iran usai Serangan Anti-Yahudi Tahun Lalu, Teheran Janjikan Pembalasan |
---|
Hamas Bantah Klaim Israel, 21 Korban Tewas di Rumah Sakit Nasser Bukan Anggota Pejuang |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.