Selasa, 21 April 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Zelensky Menuduh Putin Melakukan Kejahatan Perang Baru

Kemarin (Jumat), Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menuduh Presiden Rusia Vladimir Putin melakukan kejahatan perang baru menyusul serangan rudal

Editor: Muhammad Barir
Kantor Presiden Ukraina
Kunjungan Kerja Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, ke Islandia pada Senin, 28 Oktober 2024. 

Zelensky mengatakan bahwa perilaku Rusia "mengolok-olok" posisi Tiongkok dan negara-negara di belahan bumi selatan, yang menyerukan moderasi. Sekali lagi, ia menyerukan tanggapan yang kuat dari masyarakat internasional.

Kremlin menuduh Kiev dan Barat melakukan eskalasi dan melihat penggunaan rudal baru sebagai respons terhadap penembakan wilayah Rusia dengan senjata jarak jauh Barat oleh Ukraina.

Zelensky juga menyampaikan seruan kepada rekan senegaranya dan diplomat asing yang bekerja di Kiev. Ia menyatakan bahwa Ukraina tengah berupaya memperkuat pertahanan udaranya. Meskipun demikian, setiap alarm serangan udara harus ditanggapi dengan serius, dan perlindungan harus dicari jika terjadi bahaya.

Pada saat yang sama, katanya, potensi ancaman serangan rudal Rusia tidak boleh digunakan sebagai alasan untuk mengambil cuti, merujuk pada sebagian kedutaan besar di negara itu yang ditutup.

"Saat sirene berbunyi, kami mencari tempat berlindung. Dan saat tidak ada sirene, kami bekerja dan melayani."

Ia mengatakan Putin akan terus mengintimidasi Ukraina.

"Dia telah membangun seluruh kekuatannya pada ini."


Sumber: Asharq Al-Awsat, DPA

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved