Sabtu, 9 Mei 2026

Konflik Suriah

AS, Inggris, dan PBB Pertimbangkan Hapus HTS dari Daftar Kelompok Teroris Pasca-Kejatuhan Assad

AS, Inggris, dan PBB tengah mempertimbangkan untuk menghapus Hayat Tahrir al-Sham (HTS) dari daftar kelompok teroris asing.

Tayang:
Aljazeera/Mahmoud Hassano/Reuters
Pemimpin Hayat Tahrir al-Sham (HTS) Abu Mohammed al-Julani berbicara kepada orang banyak di Masjid Ummayad di Damaskus, setelah pemberontak Suriah mengumumkan bahwa mereka telah menggulingkan Presiden Bashar al-Assad, pada Minggu, 8 Desember 2024. - AS, Inggris, dan PBB tengah mempertimbangkan untuk menghapus Hayat Tahrir al-Sham (HTS) dari daftar kelompok teroris asing. 

Kehadiran HTS sebagai kekuatan utama pasca-kejatuhan Assad telah memunculkan potensi perubahan besar di Suriah.

Perang saudara yang telah berlangsung lebih dari satu dekade telah mengubah wajah negara ini, dengan terlibatnya berbagai kekuatan asing dan kelompok jihadis.

Presiden AS Joe Biden menilai pengambilalihan Damaskus oleh pemberontak sebagai “tindakan keadilan yang mendasar".

Namun ia juga mengingatkan akan adanya "risiko dan ketidakpastian" yang masih mengancam kawasan tersebut.

(Tribunnews.com, Andari Wulan Nugrahani)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved