Senin, 18 Mei 2026

Konflik Suriah

Setahun Pasca Kejatuhan Assad, Suriah Bergembira di Tengah Tantangan Pemulihan

Warga Suriah rayakan setahun jatuhnya rezim Assad, sementara pemerintah baru hadapi tantangan besar membangun kembali negeri pascaperang.

Tayang:
Laman Presiden Suriah
PRESIDEN SURIAH - Foto diunduh dari website Presiden Suriah, Senin (8/12/2025). Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa bertemu dengan delegasi anggota komunitas Suriah di Washington pada 10 November 2025. Terkini, warga Suriah merayakan satu tahun kejatuhan Bashar al-Assad dengan optimisme pemulihan setelah 14 tahun perang. 

Ringkasan Berita:
  • Warga Suriah merayakan satu tahun kejatuhan Bashar al-Assad dengan optimisme pemulihan setelah 14 tahun perang.
  • Perayaan digelar di berbagai kota, sementara Presiden Ahmed al-Sharaa berjanji membangun kembali negara.
  • Meski layanan dasar mulai pulih dan ratusan ribu pengungsi kembali, rekonstruksi besar masih menanti.

 

TRIBUNNEWS.COM - Warga Suriah turun ke jalan merayakan satu tahun kejatuhan rezim Bashar al-Assad.

Al Jazeera melaporkan perayaan berlangsung di berbagai kota pada Senin (8/12/2025).

Kembang api, bendera, dan arak-arakan massa menandai tumbangnya dinasti Assad setelah serangan kilat 11 hari oleh pasukan oposisi.

Presiden Ahmed al-Sharaa, pemimpin baru yang memimpin transisi Suriah, menyampaikan penghormatan kepada para pejuang yang menggulingkan rezim lama.

“Kalian sedang membentuk kisah keberanian,” ujarnya dalam konferensi pers di Damaskus.

Ia menegaskan pemerintah akan membangun kembali Suriah “dari utara hingga selatan, dari timur hingga barat”.

Dari Masjid Umayyah hingga Parade Militer

Beragam kegiatan simbolis digelar untuk menandai momen ini.

Al-Sharaa melaksanakan salat subuh di Masjid Umayyah.

Parade militer juga berlangsung di Damaskus, Hama, Homs, dan Deir Az-Zor.

Pemerintah mulai menyediakan layanan dasar, termasuk menaikkan gaji minimum pegawai negeri pada Juni.

Perbaikan jaringan listrik telah dimulai.

Baca juga: Presiden Suriah Pidato di Masjid Umayyah, Peringati Jatuhnya Rezim Assad

Penjara represif seperti Sednaya dan Khatib resmi ditutup.

Pemulihan Belum Tuntas

Koresponden Al Jazeera di Aleppo melaporkan suasana penuh suka cita, namun pemulihan masih jauh dari selesai.

Aleppo, salah satu kota paling hancur selama perang, membutuhkan investasi miliaran dolar untuk bangkit kembali.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved