Kamis, 7 Mei 2026

Konflik Suriah

Nasib Presiden Terguling Suriah Bashar al-Assad di Rusia: Dicueki Putin Tapi Tetap Bisa Hidup Mewah

Vladimir Putin, sosok yang dulu memberikan dukungan penuh dan fasilitas ke Assad, kini bersikap tak acuh.  

Tayang:
Mikhail Klimentyev, Kremlin Pool Photo via AP, File
PELUKAN - Dalam foto tanggal 20 November 2017 ini, Presiden Rusia Vladimir Putin, kiri, memeluk Bashar Assad sebelum terguling dari kursi kepresidenan Suriah. Pelukan ini terjadi di kediaman Bocharov Ruchei di resor Laut Hitam Sochi, Rusia. 

Nasib Presiden Terguling Suriah Bashar al-Assad di Rusia: Tetap Hidup Mewah Meski Dikucilkan

 

TRIBUNNEWS.COM - Mantan Presiden Suriah Bashar al-Assad dilaporkan mengasingkan diri di Moskow, Rusia setelah kehilangan kekuasaan.

Tidak lagi berkuasa membuat Assad tidak lagi menarik perhatian pendukung lamanya, Presiden Rusia, Vladimir Putin, demikian dilaporkan The Guardian, Senin (15/12/2025).

Baca juga: Kim Jong Un: Bermain Ranjau, Pasukan Korea Utara Bikin Keajaiban di Rusia dalam Tempo 3 Bulan

Assad dan keluarganya melarikan diri dari Suriah pada 8 Desember 2024, dengan bantuan militer Rusia ketika pasukan pemberontak mendekati Damaskus.

Pasukan pemberontak tersebut, sebagian besar berisi elemen gerakan Hayat Tahrir al-Sham (HTS), dipimpin Abu Mohammad al-Julani alias Ahmed al-Sharaa yang kini menjadi pemimpin baru Suriah.

Dalam foto tanggal 20 November 2017 ini, Presiden Rusia Vladimir Putin, kiri, memeluk Presiden Suriah Bashar Assad di kediaman Bocharov Ruchei di resor Laut Hitam Sochi, Rusia.
PELUKAN - Dalam foto tanggal 20 November 2017 ini, Presiden Rusia Vladimir Putin, kiri, memeluk Presiden Suriah Bashar Assad di kediaman Bocharov Ruchei di resor Laut Hitam Sochi, Rusia. (Mikhail Klimentyev, Kremlin Pool Photo via AP, File)

Dicueki Putin, Tetap Hidup Mewah

Assad meninggalkan negara yang hancur akibat perang saudara selama 13 tahun, dengan perkiraan 620.000 orang tewas dan hampir 14 juta orang mengungsi.

Tak lagi berkuasa, Assad kini berstatus warga biasa di Rusia.

Vladimir Putin, sosok yang dulu memberikan dukungan penuh dan fasilitas ke Assad, kini bersikap tak acuh.  

“Putin tidak memiliki kesabaran terhadap para pemimpin yang kehilangan kendali atas kekuasaan, dan Assad tidak lagi dipandang sebagai tokoh berpengaruh atau bahkan tamu yang menarik untuk diundang makan malam,” kata sebuah sumber yang dekat dengan Kremlin kepada The Guardian.

Menurut laporan The Guardian, yang mendasarkan laporannya pada wawancara dengan seorang teman keluarga, sumber-sumber di Rusia dan Suriah, serta data yang bocor, keluarga Assad telah mentransfer sebagian besar kekayaan mereka ke Rusia bahkan sebelum mereka jatuh dari kekuasaan.

Assad dan keluarganya kemungkinan tinggal di komunitas elite Rublyovka di sebelah barat Moskow, tempat pemimpin yang digulingkan lainnya, mantan Presiden Ukraina Viktor Yanukovych, diyakini tinggal, lapor surat kabar tersebut.

Mereka dilaporkan menghabiskan banyak waktu berbelanja di butik kelas atas dan melengkapi rumah mereka di Moskow dengan barang-barang mewah.

Data yang bocor menunjukkan bahwa putri Assad, Zein, telah mendaftar di salon perawatan kaki kelas atas dan memiliki keanggotaan di pusat kebugaran elite Moskow.

Terlepas dari kekayaan mereka, keluarga tersebut kesulitan untuk berintegrasi ke dalam masyarakat Rusia.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved