Konflik Suriah
Putin Hapus HTS dan Taliban dari Daftar Teroris Rusia, Ingin Jalin Hubungan Baru
Presiden Rusia Putin resmi menghapus HTS dan Taliban dari daftar teroris Rusia setelah menandatangani undang-undang pada Sabtu kemarin.
“Rusia menjaga kontak dengan semua orang yang aktif dan menyuarakan pendekatan mereka,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova, Rabu (18/12/2024).
"Kami akan melanjutkan dari penilaian terhadap peristiwa-peristiwa tertentu, kasus-kasus tertentu, tentu saja, berdasarkan undang-undang kami, hukum internasional," lanjutnya, seperti diberitakan Gazeta.
HTS sebelumnya dikenal sebagai Jabhat al-Nusra, yang merupakan cabang al-Qaeda di Suriah.
Meskipun HTS melakukan perubahan struktural dan pemisahan formal dengan al-Qaeda pada 2016, HTS masih dianggap memiliki kesamaan dengan kelompok-kelompok teroris bagi AS, Rusia, dan sejumlah negara Barat.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/presiden-rusia-vladimir-putin-674757it8io.jpg)