Minggu, 10 Mei 2026

Tradisi Melukat di Bali semakin populer bagi wisatawan, tapi mengapa warga Bali khawatir?

Upacara pembersihan jiwa dan pikiran di Bali menjadi tren di TikTok. Sebagian warga lokal mengapresiasi hal ini, tetapi tidak sedikit…

Tayang:
BBC Indonesia
Tradisi Melukat di Bali semakin populer bagi wisatawan, tapi mengapa warga Bali khawatir? 

Bandema menjelaskan bahwa ritual ini dilakukan pada hari-hari baik seperti bulan purnama, bulan baru, atau ulang tahun Bali seseorang.

Ulang tahun Bali didasarkan pada kalender Bali dan jatuh setiap 210 hari.

Tips mengikuti tradisi Melukat secara bertanggung jawab:

Marlowe Bandem menyarankan wisatawan untuk mengunjungi pura dan berbicara dengan pemangku (pemuka agama) setempat.

  • Bawalah bunga dan dupa.
  • Anda dapat memberikan sumbangan sebagai ucapan terima kasih (pemandu dapat membantu Anda dalam hal ini).
  • Ini adalah upacara keagamaan. Penting sekali untuk bersikap hormat.
  • Kenakan sarung dan bagi perempuan jangan memasuki pura jika sedang menstruasi.
  • Bawa pakaian ganti karena tradisi ini meliputi pembasuhan dengan air suci.
  • Pilihlah pura yang lebih kecil dan jauh dari keramaian.

Melukat dapat dilakukan di kuil milik keluarga, pura, sungai atau pantai dengan kehadiran pemuka agama. Air suci melambangkan esensi kehidupan.

"Melukat meliputi persembahan, doa, bunyi lonceng yang lembut, dan asap dupa. Semua ini merupakan upaya memanjatkan doa ke surga," ujar Bandem.

"Niat yang tulus dan hati yang murni tetap menjadi kunci dalam memenuhi ritual ini."

Amanda Rollins, pembuat konten asal Amerika yang tinggal di Paris, mengaku tertarik untuk mengikuti melukat setelah melihat video di TikTok.

"[Video melukat yang saya saksikan] tampak sangat intens. Saya sadar ini akan menjadi pengalaman sekali seumur hidup," tuturnya.

Rollins yang dikenal sebagai @americanfille di TikTok dan memiliki 1,3 juta pengikut menjalani upacara pembersihan di Tri Desna di Ubud. Dia membayar Rp 1.950.000 untuk ritual yang berlangsung selama 90 menit.

"Bagi saya, menjaga kesehatan mental dan spiritual sama saja seperti pergi ke pusat kebugaran atau menyikat gigi," kata Rollins.

"Kalau mau sehat, kita harus mau keluar modal dan berusaha."

Rollins tinggal di homestay yang dikelilingi oleh hutan selama kunjungannya di Ubud. Selama upacara, dia diberi pembacaan oleh seorang tabib. Dia kemudian diberkati dengan air suci.

Pembantu tabib kemudian mengucapkan sebuah mantra sementara sang penyembuh menuangkan air suci ke atas kepala Rollins.

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved