Donald Trump Pimpin Amerika Serikat
Ali Khamenei Bantah Iran Melemah: Masa Depan yang Akan Buktikan
Iran tidak melemah setelah lebih dari setahun bertempur di Timur Tengah dengan Israel, ujar Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei.
WSJ melaporkan bahwa kebijakan Trump di periode pertamanya, termasuk penarikan diri dari Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA), dirancang untuk membatasi kemampuan nuklir Iran.
"Saya pikir sanksi akan kembali diterapkan. Anda akan melihat lebih banyak tindakan, baik secara diplomatik maupun finansial, yang bertujuan mengisolasi Iran," kata seorang mantan pejabat Gedung Putih kepada WSJ.
"Saya rasa ada persepsi bahwa Iran saat ini berada dalam posisi yang lemah, dan ini adalah kesempatan untuk memanfaatkan kelemahan itu."
Laporan tersebut juga menyebut bahwa pendekatan baru Trump dipengaruhi oleh dugaan upaya pembunuhan baru-baru ini oleh agen Iran terhadap dirinya dan mantan pejabat AS lainnya.
Dugaan percobaan pembunuhan tersebut, yang telah dibantah oleh Presiden Iran, dikabarkan sebagai balasan atas serangan drone AS pada 2020 yang menewaskan Qassem Soleimani, seorang jenderal senior Iran.
Mick Mulroy, mantan pejabat Pentagon, mengatakan kepada WSJ bahwa jika Trump bersikap agresif terhadap negara tertentu, yang disebut sebagai musuh utama, itu adalah Iran.
(Tribunnews.com/Tiara Shelavie)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Foto-Pemimpin-Tertinggi-Iran-Ali-Khamenei-dalam-pertemu.jpg)