Target Penjualan Kaos Jepang Ini 20 Miliar Yen, Mengincar Pasar Indonesia
Kaos dibuat di dalam negeri Jepang dengan bahan dan jahitan khusus sehingga bisa pas pada badan
Jumlah toko Relive di Jepang sekitar 100 toko terbesar dari Hokkaido sampai dengan Okinawa dan penjualannya sangat maju sekali saat ini berkat produknya, misalnya kaos, tetapi bisa menyehatkan penggunanya.
"Itu memang target saya membuat produk yang bisa membuat orang senang menggunanya, bukan sekedar produk biasa yang dijual ke masyarakat," lanjutnya lagi.
Sasaki juga secara serius melihat kemungkinan membuat produknya di Indonesia di masa mendatang, "Masih kita pelajari lebih lanjut dengan serius ya."
Diskusi mengenai Relive juga dilakukan kelompok Pencinta Jepag gratis silakan email ke: tkyjepang@gmail.com. (Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Takashi-Sasaki1.jpg)