Konflik Palestina Vs Israel
Erdogan: Turki Dapat Berkontribusi pada Perundingan Perdamaian dalam Perang Ukraina-Rusia
Erdogan mengatakan kepada mitranya dari Prancis, Emmanuel Macron, melalui panggilan telepon bahwa Ankara siap menjadi tuan rumah negosiasi
Erdogan: Turki Dapat Berkontribusi pada Perundingan Perdamaian dalam Perang Ukraina-Rusia
TRIBUNNEWS.COM- Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan kepada mitranya dari Prancis, Emmanuel Macron, melalui panggilan telepon bahwa Ankara siap menjadi tuan rumah negosiasi inklusif untuk menyelesaikan konflik Ukraina , memastikan tidak ada pihak yang dikecualikan, kantor kepresidenan Turki mengumumkan pada hari Minggu.
Erdogan menganggap Turki dapat menjadi kontributor penting bagi perundingan perdamaian, termasuk sebagai tuan rumah.
Pernyataan dari kantor Presiden menyampaikan bahwa Erdogan menganggap Turki dapat menjadi kontributor penting bagi perundingan damai, termasuk sebagai tuan rumah, mengingat Turki merupakan satu-satunya negara yang membawa pihak Ukraina dan Rusia ke meja perundingan pada beberapa kesempatan.
“[Turkiye] menyuarakan pentingnya meluncurkan proses negosiasi yang tidak mengecualikan kedua belah pihak yang berkonflik,” pernyataan itu menekankan.
Selain konflik Ukraina, Macron dan Erdogan membahas hubungan bilateral, serta masalah regional dan global.
Sebelumnya, AFP melaporkan bahwa Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov akan mengunjungi Turki pada hari Senin, pada peringatan tiga tahun perang Ukraina, untuk mengadakan pembicaraan dengan mitranya dari Turki Hakan Fidan mengenai perang dan topik lainnya.
Maria Zakharova, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, mengonfirmasi informasi tersebut kepada kantor berita TASS , dengan mengatakan bahwa "delegasi yang dipimpin oleh Lavrov akan segera mengunjungi Turki" untuk membahas "berbagai masalah."
Turki menegaskan perannya dalam mengakhiri konflik antara Moskow dan Kiev seperti yang dilakukannya pada tahun 2022 ketika menjadi tuan rumah negosiasi langsung antara kedua negara, dengan menjamu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada hari Selasa sementara Presiden Turki Recep Tayyeb Erdogan menegaskan bahwa Turki akan menjadi "tuan rumah yang ideal" untuk negosiasi ini menurut AFP .
SUMBER: AL MAYADEEN
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/presiden-turki-recep-tayyip-erdogan-6587.jpg)