Chile Umumkan Keadaan Darurat dan Jam Malam Akibat Pemadaman Listrik Besar-besaran
Pemerintah Chile mengumumkan keadaan darurat dan memberlakukan jam malam di sebagian besar wilayah negara itu pada hari Selasa (25/2/2025).
Penulis:
Farrah Putri Affifah
Editor:
Sri Juliati
TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah Chile mengumumkan keadaan darurat dan memberlakukan jam malam di sebagian besar wilayah negara itu, termasuk Ibu Kota Santiago pada Selasa (25/2/2025).
Langkah ini diambil setelah pemadaman listrik besar-besaran yang jarang terjadi, menyebabkan jutaan orang kehilangan akses listrik, dikutip dari NDTV World.
Pemadaman listrik ini merupakan yang terburuk di Chile dalam lebih dari satu dekade dan menyebabkan kekacauan transportasi di Santiago.
Ribuan orang dievakuasi dari sistem metro, sementara banyak lainnya berdesakan untuk menaiki bus yang penuh sesak.
Dalam pidatonya kepada rakyat Chile pada Selasa malam, Presiden Gabriel Boric menyatakan bahwa ia memberlakukan "keadaan darurat karena bencana".
Diterapkannya keadaan darirat ini untuk menjamin keamanan Nasional.
Ia juga mengumumkan jam malam mulai pukul 10 malam hingga pukul 6 pagi pada Rabu (26/2/2025).
Presiden Boric mengungkapkan bahwa delapan juta rumah terdampak akibat pemadaman listrik dan menegaskan bahwa negara akan meminta pertanggungjawaban dari perusahaan-perusahaan terkait.
Ia kemudian menyalahkan perusahaan swasta atas kejadian ini dan meminta pertanggung jawaban.
“Apa yang terjadi hari ini sungguh keterlaluan karena tidak dapat ditoleransi jika satu atau beberapa perusahaan memengaruhi kehidupan sehari-hari jutaan warga Chile, dan itulah sebabnya menjadi kewajiban negara untuk meminta pertanggungjawaban mereka,” kata Boric, dikutip dari Al Jazeera.
Layanan tanggap bencana nasional Chili, Senapred, melaporkan bahwa 14 dari 16 wilayah negara itu terkena dampak pemadaman listrik.
Pemerintah telah menetapkan jam malam di seluruh wilayah, mulai dari pelabuhan paling utara Arica hingga wilayah selatan Los Lagos.
Baca juga: Adu Banteng Dua Kereta di Chile, 2 Orang Tewas, 9 Lainnya Terluka
Untuk menjaga ketertiban, Kementerian Dalam Negeri mengerahkan pasukan bersenjata di seluruh negeri.
Termasuk di sepanjang wilayah pesisir Pasifik selatan yang membentang sejauh 4.300 km.
Dampak Pemadaman Listrik Besar-besaran
Sistem transportasi publik juga lumpuh akibat pemadaman ini.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.