Minggu, 10 Mei 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Di Luar Isu Perang, Putin Usulkan Pertandingan Hoki saat Hubungi Trump via Telepon

Putin mengusulkan pertandingan hoki es antara pemain profesional Rusia dan Amerika Serikat dalam panggilan telepon dengan Trump kemarin.

Tayang:
Kremlin.ru
TRUMP DAN PUTIN - Foto ini diambil pada Rabu (19/2/2025) dari publikasi resmi Kremlin, memperlihatkan Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) menyerahkan bola resmi Piala Dunia FIFA 2018 kepada Presiden AS Donald Trump (kiri) di Helsinki, Finlandia, pada 16 Juli 2018. Putin, yang dikenal sebagai penggemar berat hoki es, sering kali menggunakan olahraga ini sebagai alat diplomasi dan membangun citra kepemimpinan yang kuat. 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Rusia, Vladimir Putin, mengusulkan pertandingan hoki es antara pemain profesional Rusia dan Amerika Serikat dalam panggilan telepon dengan Presiden AS, Donald Trump.

Usulan ini muncul di tengah ketegangan geopolitik yang masih berlangsung antara Rusia dan Ukraina serta negosiasi antara Washington dan Moskow terkait kemungkinan gencatan senjata.

Dikutip dari BBC, Kremlin menyatakan bahwa Putin menyoroti pentingnya membangun hubungan yang lebih positif di luar isu perang dan politik.

Putin, yang dikenal sebagai penggemar berat hoki es, sering kali menggunakan olahraga ini sebagai alat diplomasi dan membangun citra kepemimpinan yang kuat.

Sementara itu, Trump dikabarkan mendukung ide Putin.

Tapi belum ada rincian konkret mengenai kemungkinan pelaksanaannya.

Rusia sendiri masih menghadapi sanksi dan larangan mengikuti berbagai kompetisi hoki internasional sejak invasi ke Ukraina pada tahun 2022.

Di tengah dinamika politik yang rumit ini, usulan Putin mengenai pertandingan hoki dengan AS menjadi sorotan tersendiri.

Beberapa pihak melihatnya sebagai langkah simbolis untuk mencairkan ketegangan.

Sementara yang lain menilainya sebagai strategi diplomasi yang bertujuan mengalihkan perhatian dari konflik yang sedang berlangsung.

Menggapai Perdamaian Rusia-Ukraina

Baca juga: Bicara dengan Trump, Putin hanya Setuju Hentikan Serangan ke Fasilitas Energi Ukraina Selama 30 Hari

Percakapan telepon antara kedua pemimpin mendiskusikan situasi di Ukraina dan usulan gencatan senjata yang tengah dibahas di Arab Saudi.

Putin menolak gencatan senjata penuh dan hanya menyetujui penghentian serangan terhadap infrastruktur energi Ukraina.

Ia menegaskan bahwa gencatan senjata menyeluruh hanya bisa terjadi jika bantuan militer asing dan intelijen kepada Ukraina dihentikan.

Sekutu Ukraina di Eropa sebelumnya telah menolak persyaratan ini.

Perundingan lebih lanjut antara AS dan Rusia mengenai Ukraina dijadwalkan berlangsung dalam beberapa hari mendatang.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved