Gempa di Myanmar
Sekjen PBB: Gempa Bumi Memperparah Penderitaan Masyarakat Myanmar
Sekretaris Jenderal Antonio Guterres menyebut, gempa bumi telah memperparah penderitaan masyarakat Myanmar. Myanmar kini dalam kondisi hancur.
"Saya mengimbau masyarakat internasional untuk segera meningkatkan pendanaan yang sangat dibutuhkan agar sesuai dengan skala krisis ini," kata Guterres.
Gempa berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah Mandalay, Myanmar pada Jumat (28/3/2025) pukul 13.20 WIB.
Gempa bumi tersebut terletak pada koordinat 21,76° LU; 95,83° BT, pada kedalaman 10 km.
Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi Myanmar merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Besar Sagaing.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekretaris-Jenderal-PBB-Antonio-Guterres.jpg)