Minggu, 31 Agustus 2025

Konflik Rusia Vs Ukraina

Zelenskiy Tantang Putin Datang Langsung ke Istanbul Temui Dirinya: Jangan Cari Alasan Lagi

Kedatangan Putin pada kamis ini jadi pertanyaan besar mengingat ia dan Zelenskiy terakhir bertemu pada Desember 2019 lalu.

Penulis: Bobby W
Editor: Sri Juliati
Kantor Presiden Ukraina
ZELENSKY TANTANG PUTIN - Foto ini diambil dari laman Kepresidenan Ukraina pada Kamis (10/4/2025), memperlihatkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berbicara dalam pidato hariannya pada Rabu (9/4/2025). Di pernyataannya pada media sosial X pada Senin diri hari WIB (12/5/2025), Zelenskiy juga menantang Vladimir Putin untuk berani bertemu langsung dengannya bila ia benar-benar serius ingin melakukan perundingan damai. 

Respons Trump dan Rusia dalam Perundingan Damai

TRUMP DAN PUTIN - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan Presiden Rusia, Vladimir Putin dalam sebuah konferensi internasional pada 2017 silam. Rusia dinilai memiliki agenda besar untuk merangkul AS dengan menjadikan Ukraina sebagai alat tawar dalam perundingan gencatan senjata.
TRUMP DAN PUTIN - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan Presiden Rusia, Vladimir Putin dalam sebuah konferensi internasional pada 2017 silam. (EPA/Tangkap Layar)

Trump, yang memiliki kewenangan untuk melanjutkan atau menghentikan pasokan senjata AS ke Ukraina, mengambil pendekatan berbeda terkait perundingan damai ini.

Sosok Presiden AS tersebut tampak lebih menyudutkan Ukraina agar menyepakati proposal perundingan damai yang diajukan oleh RUsia.

"Presiden Rusia Vladimir Putin tidak ingin membuat kesepakatan gencatan senjata dengan Ukraina, tetapi ingin bertemu di Turki pada Kamis untuk menegosiasikan akhir dari pembantaian ini. Ukraina harus segera setuju!" tulis Trump di Truth Social.

"Setidaknya mereka (Rusia) bisa menilai apakah kesepakatan mungkin tercapai, dan jika tidak, para pemimpin Eropa dan AS akan tahu posisi sebenarnya dan dapat bertindak sesuai hal itu." sambungnya

Di lain pihak, Moskwa sendiri juga melihat peluang untuk mengurangi tekanan sanksi ekonomi dan kembali terlibat dengan dunia ekonomi global melalui perundingan damai ini.

Namun demikian, Putin menolak apa yang disebutnya upaya "ultimatum" yang digunakan oleh perkumpulan negara-negara besar di Eropa dalam aliansinya bersama Ukraina .

Kementerian Luar Negeri Rusia menegaskan diskusi tentang penyebab akar konflik harus mendahului pembicaraan gencatan senjata yang dituntut oleh Uni Eropa dan Ukraina.

Meski Rusia tidak berkomitmen sepenuhnya akan gencatan senjata yang dituntut Eropa, Zelenskiy meyakini bahwa gencatan senjata untuk Ukraina tetap berlaku mulai Senin ini.

"Kami menunggu gencatan senjata penuh dan permanen mulai besok untuk menjadi dasar diplomasi," tulisnya di X.

Dalam pidato Minggu malam (11/5/2025), Zelenskiy juga menegaskan bahwa ia menantikan jawaban Rusia untuk mematuhi tuntutan Uni Eropa.

Bila Rusia tak menggubris atau menaati gencatan senjata tersebut, Zelenskiy mengaku bahwa pasukannya siap membalas Moskwa tidak .

(Tribunnews.com/Bobby)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan