Konflik Palestina Vs Israel
Perang Israel di Gaza Tewaskan 54.677 Warga Palestina dan Lukai 125.530 Orang
Serangan Israel sejak Oktober 2023 telah menewaskan 54.677 warga Gaza. Tim penyelamat kesulitan evakuasi korban karena gempuran terus berlangsung.
TRIBUNNEWS.COM - Sedikitnya sembilan warga Palestina tewas dalam serangan udara Israel sejak Kamis pagi (5/6/2025), menurut Kementerian Kesehatan Gaza.
Total korban jiwa dalam perang Israel di Gaza telah mencapai 54.677 orang sejak Oktober 2023.
Jumlah korban luka kini mencapai 125.530 orang, Anadolu Ajansi melaporkan.
Dalam pernyataannya, Kementerian Kesehatan Gaza mengungkapkan bahwa 70 jenazah dibawa ke rumah sakit dalam 24 jam terakhir.
Selain itu, 189 orang mengalami luka-luka akibat serangan Israel yang terus berlangsung.
“Banyak korban masih terjebak di bawah reruntuhan dan di jalanan karena tim penyelamat tidak bisa menjangkau mereka,” kata pernyataan tersebut.
Sejak militer Israel kembali menggempur Jalur Gaza pada 18 Maret lalu, sebanyak 4.402 orang telah tewas dan hampir 13.490 lainnya terluka.
Gempuran ini mengakhiri kesepakatan gencatan senjata dan pertukaran tahanan yang sempat berlaku pada Januari 2025.
November lalu, Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) menerbitkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.
Israel juga menghadapi gugatan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) terkait perang di wilayah tersebut.
Ringkasan Perkembangan Terkini
Baca juga: Perayaan Idul Adha 2025 di Gaza Sepi, Tak Ada Daging Kurban Warga Hadapi Krisis Pangan
Dikutip dari Al Jazeera, berikut ini ringkasan perkembangan terkini konflik Israel vs Hamas di Gaza.
-
GHF Tutup Pusat Bantuan di Gaza, Warga Diminta Menjauh karena Alasan Keamanan
Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF) menutup pusat distribusi bantuan di wilayah Gaza.
Warga Palestina diminta menjauh demi keselamatan mereka.
Penutupan dilakukan awal pekan ini setelah rentetan serangan Israel menewaskan dan melukai ratusan pencari bantuan.
Dua pusat bantuan dibuka kembali pada Kamis, setelah seluruhnya ditutup akibat situasi mematikan.
-
Israel Gempur Lebanon, Beirut dan Teheran Kutuk Pelanggaran Kedaulatan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SERANG-SEKOLAH-Seorang-anak-Gaza-mencoba-melarikan-diri-dari-ruangan.jpg)