Boneka Labubu Termahal di Dunia Terjual dengan Harga Rp 2,4 Miliar
Sebuah boneka Labubu berukuran manusia laku terjual dengan harga yang sangat tinggi, yaitu 1,08 juta yuan atau sekitar Rp 2,4 Miliar
Penulis:
Bobby W
Editor:
Garudea Prabawati
TRIBUNNEWS.COM - Demam Boneka Labubu sepertinya jauh dari kata usai bila kita menilik sebuah rekor penjualan yang baru saja diciptakan di China pada Selasa lalu (10/6/2025).
Hal ini terjadi setelah rekor boneka Labubu termahal di dunia baru saja dipecahkan di sebuah pelelangan di China dengan nominal harga yang fantastis.
Tak tanggung-tanggung, sebuah boneka Labubu berukuran manusia laku terjual dengan harga yang sangat tinggi, yaitu 1,08 juta yuan atau sekitar Rp 2,4 Miliar dalam lelang yang dihelat oleh Yongle International Auction di Beijing.
Boneka Labubu berwarna mint hijau edisi eksklusif tersebut dijual bersamaan 47 item koleksi Labubu lainnya.
Selain Labubu mint seharga Rp 2,4 miliar, sebuah boneka Labubu coklat edisi terbatas lainnya juga terjual seharga 820.000 yuan atau setara Rp 1,5 Miliar.
Dari total penjualan dua buah boneka Labubu tersebut saja, pihak Yongle International Auction sudah mengantongi pendapatan yang mendekati angka Rp 4 Miliar dalam satu hari menurut laporan Reuters.
Boneka Labubu sendiri adalah karakter monster unik yang dibuat oleh seniman asal Hong Kong, Kasing Lung pada tahun 2015.
Meski diciptakan satu dekade yang lalu, popularitas boneka Labubu baru meledak dalam beberapa tahun terakhir berkat paparan sejumlah selebritas dunia.
Boneka koleksi ini memicu antusiasme belanja global setelah sering muncul di unggahan media sosial Lisa Manoban dari grup K-pop Blackpink.
Mainan lembut tersebut pun kian menjadi tren viral di TikTok setelah dipamerkan pula oleh selebritas lainnya seperti Rihanna dan Dua Lipa.
Baca juga: Monster Kelinci Lucu Labubu Karya Seniman Hong Kong Sukses Cetak Hit Global
Mantan kapten tim sepak bola Inggris, David Beckham, bahkan juga mengunggah foto Labubu yang dipasang di tasnya di Instagram.
Boneka yang dijual oleh perusahaan mainan Pop Mart asal Tiongkok ini biasanya dihargai sekitar 50 yuan atau sekitar Rp 112.000 di negara asalnya.
Namun demikian, karena angka permintaan yang begitu tinggi ditambah perilisan Labubu dengan varian yang amat langka membuat beberapa jenis boneka ini mencapai angka fantastis saat dijual oleh pihak ketiga.
Hal ini bisa terlihat dari larisnya 48 item Labubu yang dilelang oleh Yongle International Auction pada Selasa lalu.
Dalam lelang yang dihadiri sekitar 200 orang tersebut. pihak panitia menyatakan total pendapatan yang mereka raih mencapai 3,37 juta yuan atau setara Rp 7,59 Miliar.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.