Minggu, 10 Mei 2026

Trump Terapkan Tarif Timbal Balik

Trump: Kesepakatan Dagang AS-China Telah Tercapai

Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa kesepakatan dagang antara AS dan China telah mencapai titik akhir.

Tayang:
Instagram realdonaldtrump/xi.jinping_cn
TRUMP DAN XI - Tangkapan layar Instagram @realdonaldtrump/xi.jinping_cn yang menunjukkan kolase foto Donald Trump dan Xi Jinping. Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa kesepakatan dagang antara AS dan China telah mencapai titik akhir. 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa kesepakatan dagang antara AS dan China telah mencapai titik akhir.

Ia menjelaskan bahwa ini semuanya tinggal menunggu persetujuan resmi dari dirinya dan Presiden China, Xi Jinping.

Pengumuman ini disampaikan Trump melalui platform media miliknya, Truth Social, usai perundingan intensif selama dua hari di London.

"Kesepakatan kami dengan Tiongkok telah tuntas, tergantung persetujuan akhir dari Presiden Xi dan saya," tulis Trump, dikutip dari BBC.

Ia juga menambahkan bahwa Tiongkok akan memasok “magnet dan logam tanah jarang apa pun yang diperlukan” ke perusahaan-perusahaan Amerika.

"Magnet lengkap, dan tanah jarang yang diperlukan, akan disediakan terlebih dahulu oleh Tiongkok. Demikian pula, kami akan menyediakan apa yang telah disetujui kepada Tiongkok, termasuk mahasiswa Tiongkok yang menggunakan perguruan tinggi dan universitas kami (yang selalu baik bagi saya!)," jelasnya, dikutip dari DW.

Logam tanah jarang merupakan bahan vital dalam berbagai industri teknologi tinggi, termasuk otomotif, pertahanan, dan elektronik.

Saat ini, China menjadi pemasok utama dunia atas unsur-unsur tersebut.

Kesepakatan ini dinilai dapat meredakan ketegangan dagang antara dua ekonomi terbesar di dunia, yang selama ini terlibat dalam perang tarif sejak awal tahun.

Perjanjian ini merupakan hasil dari proses diplomatik intensif yang mencakup percakapan telepon antara Trump dan Xi Jinping pekan lalu serta kesepakatan awal yang telah dicapai dalam pertemuan sebelumnya di Jenewa.

Baca juga: Pasar Global Rebound: Saham Asia, Wall Street hingga Emas Naik Usai Perang Dagang AS-China Reda

Wakil Menteri Perdagangan Tiongkok, Li Chenggang, mengatakan bahwa kedua pihak “secara prinsip telah mencapai kerangka kerja” untuk menerapkan konsensus yang dicapai oleh kedua pemimpin.

Menteri Perdagangan AS, Howard Lutnick, juga menyampaikan bahwa pembicaraan di London telah berhasil “membersihkan” ketentuan perjanjian Jenewa.

Kami benar-benar berada di jalur yang benar. Semuanya terasa sangat baik,” ujarnya kepada media.

Meski demikian, belum semua rincian perjanjian dibuka ke publik, dan belum ada kepastian kapan penandatanganan resmi akan dilakukan. 

Sejak Februari, AS dan Tiongkok telah saling mengenakan tarif, dengan puncaknya pada bulan April saat Trump menaikkan bea masuk atas produk-produk Tiongkok hingga 145 persen.

Sengketa ini tidak hanya berdampak pada perdagangan barang, tetapi juga menyentuh isu sensitif seperti semikonduktor, kecerdasan buatan, dan pertukaran pelajar.

(Tribunnews.com/Farra)

Artikel Lain Terkait Trump Terapkan Tarif Timbal Balik

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved