Konflik Iran Vs Israel
Iran Sebut Kesepakatan Program Nuklir Tak Ada Artinya jika AS Biarkan Israel Melancarkan Serangan
Esmael mengatakan Iran belum memutuskan apakah akan menghadiri perundingan nuklir yang direncanakan digelar pada Minggu (15/6/2025).
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Iran menilai dialog dengan Amerika Serikat (AS) mengenai program nuklir sama sekali tak ada artinya.
"Pihak lain (AS) bertindak seolah membuat dialog tidak berarti. Anda tidak dapat mengeklaim negosiasi tetapi pada saat yang sama membiarkan rezim Zionis (Israel) menyerang kami," ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei dilansir NBC News, Sabtu (14/6/2025).
Baca juga: 8 Negara Kecam Keras Serangan Israel terhadap Iran: Indonesia, Rusia, Jepang, hingga Arab Saudi
Esmael mengatakan Iran belum memutuskan apakah akan menghadiri perundingan nuklir yang direncanakan digelar pada Minggu (15/6/2025).
"Masih belum jelas keputusan apa yang akan kami buat pada hari Minggu dalam hal ini," katanya.
Iran sebelumnya mengatakan AS terlibat dalam serangan Israel ke Teheran. Namun, AS membantah tuduhan tersebut.
Presiden Trump mengatakan kepada Reuters bahwa serang tersebut memang sudah diketahuinya, tetapi AS sampai saat ini masih melihat ruang untuk kesepakatan.
Baca juga: Rudal Iran Bikin Geger Israel: Warga Serbu Supermarket, Massa Kelimpungan Cari Tempat Mengungsi
Diketahui, Iran juga telah meluncurkan serangan balasan ke Israel pada Sabtu (14/6/2025) pagi .
AP melaporkan, serangan misil dan drone tersebut menewaskan tiga orang dan belasan orang mengalami luka-luka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Esmaeil-Baghaei-OK.jpg)