Sabtu, 9 Mei 2026

Konflik Iran Vs Israel

Presiden Turki Kecam Israel: Benjamin Netanyahu Seret Dunia Semua ke Bencana Besar

Erdogan menyebut, serangan Israel terhadap Iran sebelum putaran baru perundingan nuklir dengan AS adalah upaya sabotase pada negosiasi itu.

Tayang:
khamenei.ir
IRAN VS ISRAEL - Dalam foto: Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan (kiri) saat bertemu Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei (kanan) pada 7 September 2018. Di tengah eskalasi konflik Iran vs Israel, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengecam Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu sebagai rintangan terbesar bagi perdamaian regional. 

TRIBUNNEWS.COM - Di tengah eskalasi konflik Iran vs Israel, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengecam Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu sebagai rintangan terbesar bagi perdamaian regional.

Erdogan juga menyebut, serangan Israel terhadap Iran yang dilakukan sebelum putaran baru perundingan nuklir dengan Amerika Serikat (AS) adalah upaya sabotase pada negosiasi tersebut.

Dikutip dari laman Al Jazeera, Erdogan mendesak negara-negara yang memiliki pengaruh terhadap Israel untuk tidak mendengarkan 'racun'-nya dan mencari solusi untuk pertempuran tersebut melalui dialog tanpa membiarkan konflik yang lebih luas.

Hal ini disampaikan Erdogan di hadapan para diplomat Liga Arab dalam pertemuan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Istanbul, Turki, Sabtu (21/6/2025).

Merujuk pada serangan Israel terhadap Iran, Erdogan mengatakan bahwa Netanyahu, "dan pemerintahannya ... tidak ingin masalah atau masalah apa pun diselesaikan secara diplomatis." 

"Ambisi Zionis Netanyahu tidak memiliki tujuan lain selain menyeret kawasan kita dan ... seluruh dunia ke dalam bencana besar," tambahnya.

Recep Tayyip Erdogan juga menuding para pemimpin Barat memberikan "dukungan tanpa syarat" kepada Israel

Dia menambahkan, Turki tidak akan membiarkan kawasan perbatasan di Timur Tengah digambar ulang 'dengan darah.'

“Sangat penting bagi kita untuk menunjukkan lebih banyak solidaritas guna mengakhiri kekejaman Israel – tidak hanya di Palestina tetapi juga di Suriah, Lebanon, dan Iran,” ujar Erdogan.

Adapun misi utama OKI yang beranggotakan 57 orang dan didirikan pada 1969, adalah untuk menjaga dan melindungi kepentingan dunia Muslim dalam semangat mempromosikan perdamaian dan keharmonisan internasional”

Yang Problematik adalah Israel

Baca juga: Yakin Ada Ancaman Pembunuhan oleh AS dan Israel, Pemimpin Tertinggi Iran Siapkan 3 Calon Pengganti

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan menyebut, Israel justru membawa Timur Tengah menuju bencana total dengan menyerang Iran.

Hal tersebut disampaikan Hakan saat berbicara di hadapan Erdogan, dalam kesempatan yang sama.

“Israel sekarang memimpin kawasan itu ke ambang bencana total dengan menyerang Iran, tetangga kita,” kata Hakan.

“Tidak ada masalah Palestina, Lebanon, Suriah, Yaman, atau Iran, tetapi yang jelas, ada masalah Israel,” tegasnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved