Konflik Iran Vs Israel
Iran Ancam Balas Serangan AS, Dubes di PBB: Trump Terjebak Hasutan Netanyahu
Dubes Iran: Trump dibujuk Netanyahu untuk bom Iran. Teheran akan balas, tentukan waktu dan skala serangan ke AS.
Penulis:
Danang Triatmojo
Editor:
Glery Lazuardi
TRIBUNNEWS.COM, TEHERAN - Duta Besar Iran untuk PBB, Amir Saeid Iravani, menyampaikan peringatan keras di sidang darurat Dewan Keamanan.
Ia menyebut Teheran akan menentukan waktu dan skala balasan atas serangan AS yang membom tiga situs nuklir Iran.
Iravani menuding Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, telah menghasut Presiden AS Donald Trump untuk menyerang Iran, sekaligus membajak kebijakan luar negeri Amerika.
“Iran akan menentukan waktu, sifat dan skala tanggapan proporsional,” katanya dikutip dari AP, Senin (23/6/2025).
“Kami akan mengambil semua tindakan yang diperlukan,” ujarnya lagi.
Iravani juga menegaskan bahwa campur tangan AS dalam agresi Israel adalah pelanggaran hukum internasional yang jelas dan mencolok.
Iran pun menyatakan tidak mungkin kembali ke meja perundingan program pengayaan bersama AS setelah mereka membom 3 situs nuklir negaranya.
“Bagaimana Iran bisa kembali ke sesuatu yang tidak pernah ditinggalkannya,” kata dia.
Baca juga: Update Kondisi 3 Situs Nuklir Iran yang Diserang AS: Fordow, Isfahan, dan Natanz

Menlu Iran Akan Temui Vladimir Putin di Rusia
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi berencana mengunjungi Moskow, untuk bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, pasca serangan Amerika Serikat (AS) yang menjatuhkan bom penghancur bunker pada 3 situs pengayaan nuklir Iran.
Araghchi menyampaikan rencana ini saat berada di Istanbul, Turki.
Dikutip dari Kantor Berita Mehr, Araghchi mau berkonsultasi secara serius dengan Putin. Kunjungan ini terjadi di tengah agresi Israel dan AS di tanah Iran.
Kunjungan ini juga memunculkan spekulasi apakah Iran akan mengajak sekutunya itu untuk sama-sama menyerang AS dan Israel.
Baca juga: AS Putuskan Bantu Zionis, Menlu Iran Akan Temui Vladimir Putin di Rusia
Negara Sekutu Iran Siap Pasok Hulu Ledak Nuklir Buat Teheran
Sebelumnya mantan Presiden Rusia yang juga Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia, Dmitry Medvedev menyebut negara - negara sekutu Iran siap secara langsung memasok hulu ledak nuklir mereka sendiri untuk Teheran.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.