Senin, 20 April 2026

Spesifikasi Lengkap Jet Tempur Rafale yang Dibidik Indonesia

Jet tempur Rafale disebut jet multirole canggih buatan Prancis. Inilah spesifikasi lengkap yang membuat Indonesia tertarik membelinya.

DSA/Tangkap Layar
SPESIFIKASI JET TEMPUR RAFALE. - Jet tempur Rafale buatan Prancis saat mengisi bahan bakar sambil tetap mengudara. Indonesia dikabarkan melakukan penilaian kembali atas kemampuan jet tempur canggih ini setelah kabar jatuhnya pesawat ini milik India oleh Pakistan. Inilah spesifikasi lengkap jet tempur Rafale buatan Prancis yang membuat Indonesia tertarik membelinya. 

TRIBUNNEWS.COM - Inilah spesifikasi lengkap jet tempur Rafale yang membuat Indonesia tertarik membelinya.

Dassault Rafale adalah jet tempur multirole generasi 4.5 buatan Prancis yang dirancang untuk menangani berbagai misi hanya dengan satu platform.

Menurut Dassault Aviation, Rafale dikembangkan untuk bisa menjalankan misi superioritas udara, serangan ke darat, serangan maritim, pengintaian taktis, hingga serangan nuklir untuk kebutuhan Angkatan Udara Prancis.

Dimensi dan Bobot

Pesawat ini memiliki panjang sekitar 15,27 meter dengan rentang sayap 10,90 meter dan tinggi 5,34 meter.

Dassault Aviation menjelaskan bahwa berat kosong Rafale berada di kisaran 10 ton, sedangkan berat maksimum saat lepas landas (MTOW) bisa mencapai 24,5 ton.

Ini memberinya fleksibilitas untuk membawa bahan bakar dan persenjataan lebih banyak dalam misi jarak jauh.

Mesin dan Performa

Menurut Airforce-Technology.com, Rafale ditenagai oleh dua mesin turbofan Snecma M88-2 yang dirancang kompak, tapi bertenaga tinggi.

Masing-masing mesin menghasilkan daya dorong sekitar 50 kiloNewton saat normal dan bisa mencapai 75 kiloNewton dengan afterburner.

Dengan konfigurasi ini, Rafale mampu terbang pada kecepatan maksimum Mach 1.8 atau sekitar 1912 kilometer/jam di ketinggian.

Baca juga: Indonesia Dikabarkan Incar 24 Rafale Tambahan, Media Belgia dan Prancis Soroti Kontrak Baru

Radius tempur operasionalnya lebih dari 1850 kilometer dengan penggunaan tangki bahan bakar eksternal, yang membuatnya cocok untuk misi jarak jauh tanpa perlu pengisian bahan bakar udara.

Avionik dan Sistem Elektronik

Janes menuliskan bahwa salah satu keunggulan Rafale terletak pada sistem avioniknya yang canggih.

Jet ini menggunakan radar Thales RBE2 AESA (Active Electronically Scanned Array), generasi modern yang mampu mendeteksi dan melacak banyak sasaran secara simultan, termasuk objek berukuran kecil pada jarak jauh.

Untuk perlindungan diri, Rafale dilengkapi sistem peperangan elektronik SPECTRA.

Sistem ini mampu mendeteksi ancaman, melakukan jamming, membingungkan radar musuh, hingga meluncurkan flare atau chaff secara otomatis untuk menghindari rudal.

Dassault Aviation juga menyebut cockpit Rafale sudah mengusung konsep glass cockpit dengan wide-angle head-up display (HUD), layar sentuh multifungsi, serta opsi Helmet Mounted Display (HMD) yang meningkatkan kesadaran situasional pilot.

Persenjataan dan Payload

The National Interest melaporkan Rafale memiliki 14 titik gantungan (hardpoints) pada varian Angkatan Udara, yang bisa membawa hingga 9,5 ton muatan.

Persenjataan yang dapat dibawa sangat bervariasi:

  • Rudal udara-ke-udara jarak jauh MBDA Meteor dengan kemampuan beyond-visual-range (BVR)
  • Rudal MICA IR/EM untuk pertarungan jarak dekat dan menengah
  • Rudal jelajah SCALP EG yang dirancang untuk serangan presisi jarak jauh
  • Rudal anti-kapal AM39 Exocet untuk misi maritim
  • Bom pintar AASM Hammer untuk serangan ke darat yang presisi
  • Meriam internal 30 mm GIAT 30 dengan kecepatan tembak tinggi untuk dogfight jarak dekat

Dassault Aviation menekankan bahwa konfigurasi ini memungkinkan Rafale beradaptasi pada berbagai jenis misi dengan cepat, tanpa perlu berganti platform.

Multirole Sejati

Menurut Dassault Aviation, Rafale memang dirancang agar benar-benar multirole.

Satu pesawat bisa diatur untuk dominasi udara, serangan darat presisi, serangan maritim, pengintaian taktis, bahkan misi nuklir.

Kemampuan untuk mengganti peran hanya lewat perubahan konfigurasi senjata membuat Rafale sangat fleksibel, cocok untuk angkatan udara yang ingin memaksimalkan efisiensi armadanya.

Dengan desain aerodinamis, avionik modern, sistem peperangan elektronik mutakhir, serta kemampuan membawa berbagai persenjataan canggih, Rafale diakui sebagai salah satu jet tempur generasi 4.5 terbaik di dunia.

Tidak heran Indonesia tertarik mempertimbangkan pembelian tambahan 24 unit Rafale buatan Prancis ini untuk memperkuat kemampuan tempur udaranya ke depan.

Jet Tempur Rafale

Dimensi dan Bobot

  • Panjang: 15,27 m
  • Rentang sayap: 10,90 m
  • Tinggi: 5,34 m
  • Berat kosong: ~10 ton
  • Maximum Take-Off Weight (MTOW): ~24,5 ton

Mesin

  • 2 × Snecma M88-2 turbofan engines
  • Thrust masing-masing: ~50 kN dry / ~75 kN dengan afterburner
  • Kecepatan maksimum: Mach 1.8 (~1912 km/jam pada ketinggian)
  • Radius tempur: >1850 km (dengan tangki tambahan)

Avionik & Sistem

  • Radar: Thales RBE2 AESA (Active Electronically Scanned Array)
  • Electronic Warfare Suite: SPECTRA (self-protection system, jamming, threat detection)
  • Cockpit: Glass cockpit dengan wide-angle HUD, touch-screen display, dan Helmet Mounted Display (HMD) opsional
  • Sensor Fusion: Mampu mengintegrasikan data dari radar, infrared search and track (IRST), dan datalink

Baca juga: Profil Skuadron 15 J-10C Cobra Pakistan yang Pimpin Serangan Penyergapan Jet Rafale India

Kemampuan Persenjataan

  • Kapasitas hardpoint: 14 (versi darat) / 13 (versi carrier)
  • Payload maksimum: 9,5 ton
  • Senjata udara-ke-udara: MBDA Meteor, MICA IR/EM
  • Senjata udara-ke-darat: AASM Hammer, SCALP EG cruise missile
  • Senjata anti-kapal: Exocet AM39
  • Internal cannon: 30 mm GIAT 30 revolver cannon

Multirole Capabilities

  • Air superiority/interception
  • Precision ground attack
  • Maritime strike
  • Reconnaissance
  • Nuclear deterrence (khusus varian Prancis)

(Tribunnews.com/ Andari Wulan Nugrahani)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved