Minggu, 31 Agustus 2025

Kunjungan Presiden Ke Luar Negeri

Di Belgia, Presiden Prabowo Capai Terobosan Besar Perjanjian Kerja Sama Indonesia-Uni Eropa

Pertemuan dengan Presiden Komisi Eropa kata Prabowo telah menghasilkan pencapaian yang penting. Indonesia dan Uni Eropa

Penulis: Taufik Ismail
Instagram @sekretariat.kabinet
KUNJUNGAN KAWASAN EROPA - Presiden Republik Indonoesia Prabowo Subianto tiba di Brussel, Belgia, pada Sabtu, 12 Juli 2025, untuk memulai kunjungan kerja ke Belgia dalam rangka lawatan diplomatik ke Eropa. Selama di Brussel, ia dijadwalkan bertemu dengan Presiden Komisi Eropa, Presiden Dewan Eropa, dan Raja Belgia guna memperkuat kemitraan strategis Indonesia dengan Uni Eropa dan Belgia. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen di kantor Uni Eropa Gedung Berlaymont, Brussel, Belgia pada Minggu (13/7/2025).

Dalam pernyataan pers bersama usai pertemuan, Presiden menyampaikan terimakasih telah diterima dengan baik oleh Komisi Eropa. Prabowo meminta maaf karena kunjungannya dilakukan di hari Minggu.

Baca juga: Prabowo Temui Presiden Komisi Eropa dan Raja Belgia Bahas EU CEPA

"Saya menyadari bahwa ini bukan waktu yang lazim untuk kunjungan resmi, sehingga saya sangat menghargai penyambutan ini," kata Prabowo dikutip dari Sekretariat Presiden.

Kepala Negara mengatakan penerimaan yang sangat baik tersebut menunjukkan betapa pentingnya, hubungan antara Indonesia dengan Uni Eropa.

Pertemuan dengan Presiden Komisi Eropa kata Prabowo telah menghasilkan pencapaian yang penting. Indonesia dan Uni Eropa telah menyepakati pembahasan untuk membentuk kerjasama ekonomi yakni Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).

Baca juga: Presiden Prabowo Tiba di Brussel untuk Mulai Rangkaian Lawatan ke Benua Eropa

"Hari ini, kita telah mencapai suatu pencapaian besar. Setelah sepuluh tahun bernegosiasi, kita akhirnya telah menyepakati untuk membentuk Kemitraan Ekonomi Komprehensif, yaitu sebuah perjanjian perdagangan bebas," katanya.

Untuk diketahui negosiasi antara Indonesia dengan Uni Eropa dalam menjalin Kemitraan Ekonomi Komprehensif (IEU CEPA) sudah berjalan sejak Juli 2016 silam. Negosiasi sudah berlangsung sebanyak 19 kali dan terkahir dilakukan pada Juli 2024.

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan