Konflik Rusia Vs Ukraina
Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-1.245: Putin Pamerkan Pabrik Drone Serang ke Publik
Putin tunjukkan pabrik drone serang ke publik di hari ke-1.245 invasi Ukraina, picu kekhawatiran soal eskalasi baru.
TRIBUNNEWS.COM - Konflik antara Rusia dan Ukraina kini telah memasuki hari ke-1.245 sejak invasi dimulai pada Februari 2022.
Situasi di medan tempur terus berubah, sementara ketegangan politik juga meningkat di dalam negeri Ukraina.
Baru-baru ini, dua pejabat dari Biro Antikorupsi Nasional Ukraina (NABU) ditahan oleh badan keamanan negara.
Salah satu dari mereka diduga menjadi mata-mata Rusia, sementara lainnya memiliki hubungan dengan partai politik yang dilarang.
Penahanan ini menarik perhatian publik dan komunitas internasional, termasuk negara-negara anggota G7 dan lembaga antikorupsi global.
Di sisi lain, muncul rencana baru untuk memulai perundingan damai antara Ukraina dan Rusia, yang dikabarkan akan digelar di Istanbul, Turki.
Berikut perkembangan lengkap konflik Rusia-Ukraina hari ke-1.245, Selasa (22/7/2025).
Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-1.245:
Pejabat NABU Ukraina Ditangkap SBU
Badan Keamanan Ukraina (SBU) menangkap dua pejabat dari Biro Antikorupsi Nasional Ukraina (NABU) pada Senin (21/7/2025).
SBU menyebut salah satu pejabat tersebut dituduh menjadi mata-mata Rusia.
Baca juga: TNI Tegaskan Tak Terkait Lagi Dengan Satria Kumbara yang Minta Pulang di Tengah Perang Rusia-Ukraina
Pejabat lainnya diduga memiliki hubungan dengan partai politik yang telah dilarang.
Selain penangkapan, puluhan penggeledahan juga dilakukan oleh SBU.
NABU menyebut tindakan tersebut berlebihan dan membuat misinya lumpuh total.
NABU menegaskan bahwa sebagian besar kasus yang menjadi dasar penggeledahan tidak berkaitan langsung dengan korupsi, dikutip dari The Guardian.
Beberapa di antaranya bahkan berkaitan dengan insiden lama seperti kecelakaan lalu lintas yang terjadi bertahun-tahun lalu.
G7 Prihatin Penindakan Antikorupsi di Ukraina
Transparency International menyatakan penggeledahan tanpa izin pengadilan terhadap pegiat antikorupsi sebagai bentuk tekanan besar-besaran.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Presiden-Rusia-Vladimir-Putin-45rweireiur98u39.jpg)