Kamis, 11 Juni 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

AS Vs Rusia di Titik Perang: Siapa Penguasa Bawah Laut? Perbandingan Armada Kapal Selam Kedua Negara

Saat ini, AS memiliki 71 kapal selam bertenaga nuklir, sementara Rusia memiliki sekitar 64 kapal selam.

Tayang:
tangkap layar/wn/x
AS VS RUSIA - Kapal selam bertenaga nuklir milik Amerika Serikat dan Rusia. Kedua negara berada dalam titik kritis setelah AS mengerahkan kapal-kapal selam mereka ke perairan laut dekat Rusia, Agustus 2025. 

AS Vs Rusia di Titik Perang: Siapa Penguasa Bawah Laut? Perbandingan Armada Kapal Selam Kedua Negara

 
TRIBUNNEWS.COM - Hubungan Amerika Serikat (AS) dan Rusia kembali memanas.

Penyebabnya kali ini adalah pernyataan provokatif mantan Presiden Rusia, Dmitry Medvedev yang merespons pernyataan nyelekit Presiden AS, Donald Trump.

Trump baru-baru ini menyatakan ujaran yang menyebut ekonomi Rusia sebagai “mati.” 

Baca juga: Tiga Negara NATO Patungan Rp 8,17 T Beli Senjata Amerika Buat Dipakai Ukraina Lawan Rusia

Pernyataan Trump ini muncul dalam konteks meningkatnya ketegangan antara AS dan Rusia, terutama terkait perang yang masih berlangsung di Ukraina serta pembelian minyak Rusia oleh negara-negara lain seperti India dan China di tengah sanksi yang Barat terapkan.

Dalam unggahan di platform Truth Social, Trump menyatakan kalau Rusia dan India “bisa bersama-sama menghancurkan ekonomi mereka yang mati,”.

Trump menegaskan kalau AS hampir tidak memiliki hubungan dagang dengan Rusia dan ingin mempertahankan kondisi tersebut.

Trump juga menyebut hambatan perdagangan India sebagai “menjijikkan,” dan menuduh negara itu mengambil keuntungan dari minyak murah Rusia sambil mengabaikan dampak perang.

Pernyataan Trump ini memicu reaksi keras dari Dmitry Medvedev yang juga teman dan sekutu dekat Vladimir Putin, Presiden Rusia,

Medvedev memperingatkan Trump agar berhati-hati dengan ucapannya.

Dia lantas menyindir kalau Trump seharusnya mengingat sistem nuklir otomatis Rusia yang dikenal sebagai “Dead Hand".

Menanggapi pernyataan Medvedev itu AS lalu menempatkan kembali dua kapal selam nuklir ke posisi strategis, dekat Rusia namun lokasi pastinya dirahasiakan.

Rupanya, ujaran Medvedev itu dianggap sebagai ancaman serius oleh Trump sekaligus langkah untuk melawan pembangkangan Moskow setelah ancaman tarif dan sanksinya gagal total.

Langkah ini langsung memicu reaksi dari Moskow.

Presiden Vladimir Putin mengadakan pertemuan darurat dan memerintahkan pengerahan rudal hipersonik terbaru bernama Oreshnik. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved