Konflik Palestina Vs Israel
Netanyahu Dukung 'Israel Raya', Caplok Palestina, Yordania, Lebanon, Suriah, Irak, Mesir
Perdana Menteri Israel Netanyahu mendukung visi 'Israel Raya' dengan mencaplok Palestina, Yordania, Lebanon, Suriah, Mesir, Irak sebagai tanah Yahudi.
GHF memulai operasional sejak 26 Mei 2025, dan menggantikan ratusan lokasi distribusi MIKO PBB.
Namun, Israel menembaki ratusan warga Palestina yang mencari bantuan di dekat GHF.
Sementara itu, pembicaraan mengenai gencatan senjata yang ditengahi oleh Qatar dan Mesir masih berjalan lamban.
Media Amerika, Axios, mengatakan Israel sedang mempertimbangkan untuk mengirim delegasi tingkat tinggi ke Doha, Qatar pada akhir pekan ini.
Gencatan senjata terakhir Israel dan Hamas dilakukan pada 19 Januari 2025 dan berlangsung selama kurang lebih enam minggu.
Perjanjian tersebut merupakan tahap pertama, yang membebaskan 33 sandera dan ribuan warga Palestina dalam pertukaran kedua pihak.
Namun, Israel dan Hamas gagal untuk langsung memperpanjang gencatan senjata tahap kedua, hingga Israel kembali meluncurkan serangan mematikan pada bulan Maret.
Setidaknya 61.599 warga Palestina tewas sejak Oktober 2023, menurut laporan Kementerian Kesehatan pada hari Selasa.
Pernyataan kementerian mengatakan bahwa 100 jenazah, termasuk 11 yang ditemukan dari bawah reruntuhan, dibawa ke rumah sakit dalam 24 jam terakhir, sementara 513 orang terluka, sehingga jumlah total korban luka menjadi 154.088 sejak perang dimulai, lapor Anadolu Agency.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Perdana-Menteri-Benjamin-Netanyahu-67876779697967.jpg)