Konflik Rusia Vs Ukraina
Jet Tempur Jerman Kejar Pesawat Mata-Mata Rusia, Laut Baltik Memanas
Jet Jerman terlibat aksi kejar-kejaran dengan pesawat pengintai Rusia di Laut Baltik, Intersepsi udara ini tercatat jadi kasus kesepuluh sejak 2025
Penulis:
Namira Yunia Lestanti
Editor:
Ayu Miftakhul Husna
Selain itu, pesawat pengintai seperti Il-20 memiliki kemampuan menyadap komunikasi elektronik, radar, hingga sistem pertahanan udara musuh.
Dengan terbang dekat wilayah udara NATO, Rusia diyakini berusaha memetakan respons militer Barat, termasuk kecepatan intersepsi jet tempur Jerman yang dikerahkan dalam insiden terbaru.
Beberapa analis menilai aksi ini merupakan bentuk provokasi politik, lantaran tindakan Rusia menerbangkan pesawat tanpa transponder dan tanpa rencana penerbangan, seolah menguji seberapa jauh NATO berani mengambil tindakan.
Manuver ini dinilai sengaja dilakukan untuk menunjukkan bahwa Rusia masih memiliki ruang gerak di kawasan yang menjadi garis depan ketegangan geopolitik.
Di sisi lain, intelijen Barat menduga pesawat Rusia juga berusaha memantau aktivitas laut, termasuk jalur kabel listrik bawah laut yang belakangan kerap mengalami kerusakan misterius.
NATO menuding “armada bayangan” Rusia sengaja melakukan sabotase untuk melemahkan infrastruktur vital Eropa.
Meski demikian, hingga kini Moskow tidak memberikan pernyataan resmi mengenai tujuan penerbangan pesawat Il-20 tersebut.
Kremlin selama ini kerap membantah tuduhan spionase dan menyebut penerbangan militer mereka sah dilakukan di wilayah udara internasional.
(Tribunnews.com/Namira)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.