Minggu, 10 Mei 2026

Berpacu dengan waktu melacak para awak dan penumpang kapal pesiar yang terdampak hantavirus

Berbagai negara berpacu dengan waktu dalam melacak puluhan orang yang turun dari kapal pesiar MV Hondius sebelum wabah hantavirus…

Tayang:
BBC Indonesia
Berpacu dengan waktu melacak para awak dan penumpang kapal pesiar yang terdampak hantavirus 

Namun pada Jumat (08/05), seorang pejabat WHO mengatakan kepada CBS News bahwa hasil tesnya negatif terhadap virus tersebut.

Filipina

Terdapat 38 orang dari Filipina yang menjadi awak kapal MV Hondius.

Saat ini tidak ada kasus hantavirus yang tercatat di negara tersebut. Para pejabat menegaskan risikonya tetap "sangat rendah".

Spanyol

MV Hondius diperkirakan akan berlabuh di Tenerife, Kepulauan Canary, Spanyol, pada Sabtu (09/05) waktu setempat.

Pemerintah Spanyol menyetujui langkah tersebut, tetapi kepala pemerintahan Kepulauan Canary menentang rencana itu.

"Saya tidak bisa mengizinkan [kapal] itu memasuki Kepulauan Canary," kata Fernando Clavijo kepada radio Onda Cero, Spanyol.

"Keputusan ini tidak didasarkan pada kriteria teknis apa pun dan kami juga tidak diberi informasi yang cukup."

Setelah berada di Tenerife, semua warga non-Spanyol akan dipulangkan ke negara masing-masing jika mereka masih sehat. Adapun 13 penumpang asal Spanyol dan satu anggota awak asal Spanyol akan dikarantina di rumah sakit militer di Madrid.

Warga di Tenerife mengatakan kepada BBC bahwa mereka khawatir dengan kedatangan kapal tersebut dan bahwa penduduk "bisa menghadapi masalah di pulau ini".

"Saya tidak pikir ini ide yang baik... tetapi orang-orang memang membutuhkan bantuan," kata salah seorang warga.

Di daratan utama Spanyol, satu dugaan kasus hantavirus terdeteksi di Alicante.

Kasus itu melibatkan seorang perempuan yang merupakan penumpang pada penerbangan yang sama dengan pasien yang meninggal di Johannesburg setelah tertular virus tersebut di kapal pesiar, kata Menteri Kesehatan Spanyol Javier Padilla pada Jumat (08/05).

Swiss

Seorang pria Swiss yang turun dari kapal pesiar di Saint Helena dinyatakan positif terinfeksi galur Andes dari hantavirus, menurut pejabat kesehatan Swiss dan WHO.

Pria tersebut mengalami gejala dan menjalani pengujian di Zurich, tempat ia menerima perawatan, kata para pejabat pada Rabu (06/05).

Negara-negara lain

Awak kapal yang berada di atas kapal mencakup lima warga Ukraina, satu warga Rusia, satu warga Portugal, satu warga Polandia, satu warga Montenegro, dua warga India, dan satu warga Guatemala.

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved