Rabu, 8 April 2026

Pernyataan Donald Trump Setelah Penembakan Charlie Kirk di Kampus

Donald Trump menyampaikan duka cita dan kemarahannya atas pembunuhan aktivis konservatif Charlie Kirk, yang tewas tertembak di sebuah kampus di Utah

Editor: Muhammad Barir
Tangkapan layar X
MOMEN PENEMBAKAN- Momen mengerikan terekam video, Charlie Kirk ditembak penembak jitu, dari atap Gedung, seseorang berpakaian gelap, Aktivis konservatif Charlie Kirk, 31, tewas tertembak penembak jitu di atap gedung saat berpidato di Universitas Utah Valley.  

Pernyataan Donald Trump Setelah Penembakan Charlie Kirk di Kampus

TRIBUNNEWS.COM- Presiden AS Donald Trump menyampaikan duka cita dan kemarahannya atas pembunuhan aktivis konservatif Charlie Kirk, yang tewas tertembak di sebuah kampus di Utah. 

Menyebutnya sebagai "momen gelap bagi Amerika", Trump berjanji akan bertanggung jawab. Gubernur Utah Spencer Cox mengutuk pembunuhan itu sebagai "pembunuhan politik", dan memperingatkan akan meningkatnya kekerasan terhadap tokoh masyarakat.

Presiden AS Donald Trump pada hari Kamis berduka atas kematian Charlie Kirk, aktivis konservatif dan salah satu pendiri Turning Point USA, yang tewas tertembak dalam sebuah acara di kampus Utah.

Dalam pidato yang disiarkan secara nasional, Trump menggambarkan pembunuhan itu sebagai "momen kelam bagi Amerika," memuji Kirk sebagai "seorang patriot yang mengabdikan hidupnya untuk tujuan debat terbuka dan negara yang dicintainya."

"Charlie menginspirasi jutaan orang, dan malam ini, semua yang mengenal dan mencintainya bersatu dalam keterkejutan dan kengerian," kata Trump. "Dia berjuang untuk kebebasan, demokrasi, keadilan, dan rakyat Amerika. Dia adalah teladan kebenaran dan kebebasan."

Presiden memerintahkan pengibaran bendera setengah tiang untuk menghormati Kirk, menyebutnya "yang terbaik dari Amerika."

 

 

Baca juga: Detik-detik Charlie Kirk Ditembak Penembak Jitu dari Atap Gedung

 

 

Penghormatan untuk Charlie Kirk dan Keluarga Kirk

 

Donald Trump menyoroti dampak Kirk terhadap kaum muda Amerika, memujinya karena telah membentuk debat politik dan memperjuangkan kebebasan berbicara.

"Dia adalah teladan kebenaran dan kebebasan, dan tidak pernah ada orang yang begitu dihormati oleh kaum muda," kata Trump. 

“Charlie juga seorang pria yang memiliki iman yang dalam, dan kami terhibur karena mengetahui bahwa ia kini telah damai bersama Tuhan dan surga.”

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved