Jumat, 10 April 2026

Sanae Takaichi Berpeluang Jadi Perdana Menteri Perempuan Pertama Jepang

Meski berpengalaman dan menduduki posisi penting, elektabilitas Hayashi dinilai lebih rendah dibanding Takaichi dan Koizumi

Editor: Eko Sutriyanto
Mainichi
KANDIDAT PM JEPANG - Sanae Takaichi calon kuat yang diperkirakan menjadi PM Jepang Wanita Pertama. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO – Tidak sedikit pihak meyakini bahwa pada 4 Oktober 2025, Jepang akan melahirkan perdana menteri perempuan pertama, yakni Sanae Takaichi (54) dari Partai Demokrat Liberal (LDP).

“Pemilihan LDP kali ini dilakukan oleh semua anggota partai. Jadi, kandidat dengan popularitas tertinggi akan menang. Takaichi cukup populer selama ini,” ujar seorang politisi LDP kepada Tribunnews.com, Selasa (16/9/2025).

Dukungan kuat dari anggota partai di tingkat akar rumput akan menjadi penentu siapa yang keluar sebagai pemenang dalam pemilu internal tersebut. Pemenang otomatis akan menjabat sebagai perdana menteri Jepang yang baru.

Peta Persaingan Kandidat

Berdasarkan berbagai survei publik, Takaichi diperkirakan memiliki peluang 40–50 persen untuk menang.

Di sisi lain, Shinjiro Koizumi juga sangat populer di media dan dikenal luas oleh masyarakat.

“Koizumi bisa mendapat dukungan faksi-faksi besar. Peluangnya diperkirakan 30–40 persen,” ujar sumber yang sama.

Baca juga: Pekerjakan WNI Tak Sesuai Visa, Bos Perusahaan Jepang Ditangkap Polisi

Bagaimana dengan Sekretaris Kabinet Yoshimasa Hayashi?

Meski berpengalaman dan menduduki posisi penting, elektabilitas Hayashi dinilai lebih rendah dibanding Takaichi dan Koizumi.

Peluangnya diperkirakan hanya 10–30 persen, bergantung pada dinamika kampanye dan konsolidasi dukungan faksi.

Faktor Gender dan Dukungan Politik

Jika pemilu LDP berjalan lancar tanpa intervensi politisi senior, Takaichi dipandang sebagai kandidat paling berpeluang.

Namun, Koizumi tetap memiliki kans besar jika mampu mengonsolidasikan dukungan parlemen dan memperkuat basis anggota partai.

Salah satu keunggulan Koizumi adalah faktor gender.

Sebagian kalangan konservatif di Jepang masih menolak jika perempuan menjadi perdana menteri atau memimpin laki-laki, sehingga hal ini bisa menjadi hambatan tersendiri bagi Takaichi.

Jadwal Pemilu LDP : 

  • 22 September 2025: Pengumuman resmi kandidat.
  • 3 Oktober 2025: Batas akhir pemungutan suara anggota partai.
  • 4 Oktober 2025: Hari pemungutan dan penghitungan suara utama, sekaligus pengumuman perdana menteri baru yang akan menggantikan Shigeru Ishiba.
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved