Jumat, 15 Mei 2026

Konflik Palestina Vs Israel

Mayoritas Warga Jerman Memandang Tindakan Israel di Gaza Sebagai Genosida

Sebuah survei baru yang dirilis pada hari Selasa menunjukkan 62% pemilih Jerman meyakini tindakan Israel di Gaza merupakan genosida.

Tayang:
Editor: Muhammad Barir
YouTube Channel 4 News
ISRAEL SERANG GAZA - Tangkapan layar menunjukkan detik-detik Israel melakukan serangan udara ke Kota Gaza pada Senin (15/9/2025). 

Mayoritas Warga Jerman Memandang Tindakan Israel di Gaza Sebagai Genosida

TRIBUNNEWS.COM- Sebuah survei baru yang dirilis pada hari Selasa menunjukkan 62 persen pemilih Jerman meyakini tindakan Israel di Gaza merupakan genosida, yang meningkatkan tekanan pada pemerintahan Kanselir Friedrich Merz untuk menilai kembali pendiriannya terhadap Israel.

Jajak pendapat representatif yang dilakukan oleh YouGov menunjukkan sentimen tersebut melintasi batas politik, dengan 60% pemilih dari blok konservatif CDU/CSU pimpinan Merz memandang kampanye militer Israel sebagai genosida terhadap Palestina. Di antara pemilih mitra koalisi, Partai Sosial Demokrat (SPD), angkanya bahkan lebih tinggi, yaitu 71%.

Meskipun Kanselir Merz dan Menteri Luar Negeri Johann Wadephul baru-baru ini mempertajam kritik mereka terhadap serangan militer Israel dan blokade bantuan kemanusiaan ke Gaza, sejauh ini mereka menghindari penggunaan istilah "genosida", melainkan merujuk pada penggunaan kekuatan "tidak proporsional" oleh militer Israel.

Menurut survei tersebut, dua pertiga (67%) warga Jerman kini memiliki opini negatif atau agak negatif terhadap Israel. Hanya sekitar satu dari lima responden (19%) yang menyatakan pandangan positif atau agak positif, yang menunjukkan penurunan signifikan dalam persepsi publik terhadap Israel dalam beberapa bulan terakhir.

Survei representatif ini juga mengungkapkan kesenjangan yang signifikan antara kebijakan pemerintah Jerman dan opini publik mengenai kenegaraan Palestina. Meskipun pemerintah Merz menentang pengakuan negara Palestina, 44% pemilih Jerman mendukung pengakuan tersebut, naik dari 41% pada Mei 2025 dan 40% pada Juni 2024. Hanya 23% yang menentang pengakuan, sementara 33% masih belum menentukan pilihan.

 

Baca juga: Trump Sesumbar AS Akan Akhiri Perang Gaza Sekarang Juga, Hendak Temui Netanyahu dan Warga Israel

 

Jerman mendapati dirinya terisolasi secara internasional minggu ini karena sekutu dekatnya Prancis, Inggris, dan beberapa mitra Eropa lainnya, termasuk Belgia, Portugal, dan Malta, mengumumkan pengakuan mereka terhadap negara Palestina, sementara Berlin tetap menentang pengakuan segera.

Minggu lalu, Kanselir Merz berpendapat bahwa meskipun Berlin mendukung solusi dua negara untuk konflik Israel-Palestina, Berlin percaya pengakuan kenegaraan Palestina harus menjadi hasil negosiasi diplomatik dan bukan prasyarat proses perdamaian.

Merz telah berulang kali menekankan tanggung jawab historis Jerman atas Israel karena masa lalu Nazi negara tersebut, dan juga menentang usulan sanksi Uni Eropa terhadap pemerintahan Netanyahu yang dirancang untuk menekan Tel Aviv agar mengakhiri kampanye militer brutalnya di Gaza yang telah merenggut nyawa lebih dari 65.000 warga Palestina sejak Oktober 2023.

 

 

 

 

SUMBER: ANADOLU AJANSI

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved