Jumat, 15 Mei 2026

Konflik Palestina Vs Israel

27 Pemimpin Dunia Kumpul di Mesir: Trump, Erdogan Hingga Prabowo Tekan Perdamaian Akhiri Perang Gaza

27 pemimpin dunia termasuk Prabowo berkumpul dalam acara KTT Perdamaian Gaza (Gaza Peace Summit), untuk mengakhiri konflik Israel dan Hamas.

Tayang:
Dok. Gerindra
KTT PERDAMAIAN GAZA - KTT Perdamaian Gaza 2025 di Sharm El-Sheikh, Mesir, Senin (13/10/2025). Sebanyak 27 pemimpin dunia termasuk Prabowo berkumpul dalam acara KTT Perdamaian Gaza (Gaza Peace Summit), untuk mengakhiri konflik Israel dan Hamas. 
Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 27 pemimpin dunia berkumpul di Sharm el-Sheikh, Mesir, dalam KTT Perdamaian Gaza.
  • Pertemuan tersebut membahas gencatan senjata permanen, penarikan pasukan Israel dari Gaza, serta rencana pembangunan kembali wilayah yang hancur dengan dukungan pendanaan global di bawah pengawasan PBB.
  • Presiden Prabowo Subianto turut hadir mewakili Indonesia, menegaskan pentingnya keadilan dan kemanusiaan sebagai dasar perdamaian sejati.

TRIBUNNEWS.COM - Sebanyak 27 pemimpin dunia berkumpul dalam acara KTT Perdamaian Gaza (Gaza Peace Summit), untuk mengakhiri konflik panjang antara Israel dan Hamas.

Digelar di Sharm el-Sheikh, Mesir, pertemuan bersejarah ini diinisiasi oleh Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang bertindak sebagai co-chair KTT.

Adapun pertemuan itu dirancang untuk mencari jalan keluar konkret demi mewujudkan perdamaian berkelanjutan di Jalur Gaza.

Serta membahas masa depan secara mendalam tentang masa depan politik, keamanan, dan kemanusiaan di Jalur Gaza setelah dua tahun perang menghancurkan sebagian besar wilayah itu hingga menewaskan lebih dari 67.600 warga Palestina.

Selain itu implementasi gencatan senjata permanen, penarikan pasukan Israel dari wilayah Gaza, serta restrukturisasi pemerintahan lokal juga jadi topik utama yang dibahas dalam pertemuan ini.

Lebih lanjut, forum ini juga menyepakati pentingnya pembentukan mekanisme pendanaan global untuk membantu pemulihan Gaza, termasuk pembangunan kembali rumah sakit, sekolah, dan fasilitas publik.

Beberapa negara peserta bahkan berjanji menyalurkan dana besar melalui program kerja sama multilateral yang dipantau oleh PBB.

Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi menegaskan bahwa perdamaian tidak hanya berarti berhentinya perang, tetapi juga pemulihan kehidupan warga sipil.

Ia menekankan pentingnya peran dunia internasional untuk memastikan Gaza kembali stabil melalui kerja sama lintas negara dan lembaga kemanusiaan.

Sementara itu, Presiden Donald Trump, sebagai salah satu penggagas pertemuan ini, menekankan perlunya komitmen kolektif dari negara-negara besar dalam mendukung kesepakatan damai yang realistis.

Baca juga: Pasca Nyatakan Perang Gaza Berakhir, Kini Trump Minta Netanyahu Diberi Pengampunan

Trump menyebut rencana perdamaian yang diajukan mencakup beberapa fase, mulai dari penghentian kekerasan, pertukaran tahanan, hingga pembentukan pemerintahan transisi di Gaza dengan dukungan penuh lembaga internasional.

Erdogan hingga Prabowo Hadiri KTT

Mengutip laporan Anadolu, pertemuan tingkat tinggi ini mempertemukan 27 pemimpin negara termasuk di antaranya Presiden Emmanuel Macron, Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan.

Tak kalah mencuri perhatian, Presiden Prabowo Subianto dilaporkan hadir mewakili Indonesia sebagai bentuk komitmen terhadap misi kemanusiaan dan diplomasi perdamaian dunia.

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan bahwa perdamaian sejati hanya dapat dicapai melalui keadilan dan penghormatan terhadap hak asasi manusia. 

Ia juga menyerukan agar dunia internasional tidak hanya fokus pada penghentian perang, tetapi juga pada pemulihan kehidupan rakyat Gaza.

“Indonesia berdiri di sisi kemanusiaan. Kami datang bukan untuk berpihak pada kekuatan politik, tetapi pada rakyat yang menjadi korban,” tegas Prabowo di hadapan para pemimpin dunia.

Kehadiran Indonesia juga bertujuan memperkuat posisi diplomatik negara-negara Asia dan dunia Muslim dalam proses perundingan damai, serta mendorong terciptanya kerja sama internasional untuk rekonstruksi Gaza, termasuk bantuan medis, pendidikan, dan ekonomi.

Selain Prabowo, sejumlah tokoh dunia turut hadir, di antaranya Kanselir Jerman Friedrich Merz, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni, Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, serta Presiden Palestina Mahmoud Abbas.

Dari kawasan Asia, hadir pula Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, Menteri Luar Negeri India S. Jaishankar, dan Wakil Presiden Uni Emirat Arab Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan.

KTT juga dihadiri oleh sejumlah pemimpin lembaga internasional seperti Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, Presiden Dewan Eropa Antonio Costa, dan Sekretaris Jenderal Liga Arab Ahmed Aboul Gheit.

Kehadiran banyak negara dalam KTT ini menunjukkan tingginya perhatian dunia terhadap stabilitas Timur Tengah, yang selama ini menjadi titik panas geopolitik global.

Bagi negara-negara peserta, keterlibatan dalam pertemuan ini bukan hanya bentuk solidaritas, tetapi juga bagian dari tanggung jawab internasional menjaga perdamaian dan kemanusiaan.

Netanyahu Batal Hadiri KTT

Namun sayangnya, pertemuan internasional bertajuk Gaza Peace Summit yang digelar di Sharm el-Sheikh, Mesir diwarnai absennya Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Pemerintah Israel secara resmi mengonfirmasi bahwa tidak ada pejabat Israel yang akan menghadiri KTT tersebut, meskipun forum ini membahas masa depan Gaza pasca perang dan langkah menuju perdamaian jangka panjang.

Mesir selaku tuan rumah mengonfirmasi bahwa undangan telah dikirim secara resmi kepada seluruh pihak terkait konflik Gaza, termasuk Israel. Namun, hingga menjelang hari pelaksanaan, pihak Israel tidak memberikan konfirmasi kehadiran.

Meski tidak hadir secara fisik, sumber diplomatik menyebutkan bahwa Israel tetap mengikuti jalannya pertemuan melalui saluran komunikasi tertutup dengan pihak Amerika Serikat dan Mesir.

Sejumlah penasihat keamanan Israel dilaporkan terus memantau perkembangan keputusan yang dihasilkan dalam KTT tersebut.

Sementara itu, absennya Netanyahu menimbulkan reaksi beragam. Sejumlah sumber diplomatik mengatakan penolakan Turki dan Irak terhadap kehadiran Netanyahu dalam KTT itu mendorong sang PM Israel membatalkan kehadiran.

Menurut dua sumber diplomatik Turki, Presiden Recep Tayyip Erdogan menolak kehadiran Netanyahu dalam pertemuan puncak yang digelar di resor Laut Merah, Sharm El-Sheikh, di Mesir pada Senin (13/10) waktu setempat.

"Atas inisiatif Presiden Erdogan dan melalui upaya-upaya diplomatik Turki dengan dukungan para pemimpin lainnya, Netanyahu tidak menghadiri pertemuan di Mesir," kata seorang sumber diplomatik Turki saat berbicara kepada AFP.

(Tribunnews.com / Namira)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved