Donald Trump Pimpin Amerika Serikat
Trump Ancam Geser Lokasi Piala Dunia 2026
Trump guncang dunia olahraga, ancam cabut status tuan rumah Piala Dunia 2026 dari kota tidak aman guna menekan daerah yang dikuasai Partai Demokrat
Langkah ini bukan hal baru, sebelumnya, Trump pernah mengirim pasukan federal ke kota-kota seperti Portland, Chicago, dan Seattle dengan dalih menjaga ketertiban umum.
Padahal banyak pihak menilai tindakan itu sebagai upaya menunjukkan dominasi politik atas wilayah-wilayah oposisi.
FIFA Belum Beri Tanggapan Resmi
Hingga berita ini diturunkan, Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait ancaman Trump.
Namun sumber internal yang dikutip oleh media Politico menyebutkan bahwa pihak FIFA tetap berpegang pada kontrak yang sudah ditandatangani dengan masing-masing kota tuan rumah.
Sejumlah pejabat menegaskan bahwa tidak ada klausul yang memungkinkan campur tangan politik nasional dalam proses pemilihan atau pencabutan status kota penyelenggara.
Mengingat Piala Dunia 2026 sendiri merupakan turnamen terbesar sepanjang sejarah, melibatkan 48 tim dan 16 kota di tiga negara (Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko).
Memindahkan satu kota tuan rumah saja akan memicu masalah logistik, hukum, dan finansial berskala besar.
Selain itu dalam sistem FIFA, Presiden Amerika Serikat tidak memiliki kewenangan langsung atas penyelenggaraan turnamen. Penentuan kota tuan rumah merupakan hasil kesepakatan kontraktual antara FIFA dan pemerintah daerah, bukan pemerintah pusat.
Dengan demikian, Trump tidak memiliki kekuasaan hukum maupun administratif untuk membatalkan atau memindahkan penyelenggaraan turnamen.
Akan tetapi tetapi ia masih memiliki kekuatan politik dan administratif untuk mempengaruhi kondisi di lapangan.
Artinya, Trump bisa menggunakan instrumen pemerintahan federal seperti izin keamanan, pendanaan, dan dukungan logistik nasional untuk menekan atau menghambat kota tertentu yang dianggap menentang kebijakannya.
(Tribunnews.com / Namira)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Presiden-Amerika-Serikat-AS-Donald-Trump-4532434324.jpg)