5 Populer Internasional: Trump Utus Wapres ke Israel - Netanyahu Pecat Kepala Keamanan Nasional
Rangkuman berita populer internasional dalam 24 jam terakhir: Wakil presiden AS JD Vance berkunjung ke Israel untuk melakukan "sidak" gencatan senjata
Ringkasan Berita:
- Rangkuman berita populer internasional dalam 24 jam terakhir
- Wakil presiden AS JD Vance berkunjung ke Israel untuk melakukan "sidak" gencatan senjata
- Sementara itu, PM Israel Benjamin Netanyahu memecat Kepala Keamanan Nasional
TRIBUNNEWS.COM - Berita populer internasional dimulai dari langkah presiden AS Donald Trump mengirim wapres JD Vance ke Israel untuk melakukan sidak gencatan senjata.
Sementara itu, PM Israel Benjamin Netanyahu memecat Kepala Dewan Keamanan Nasional Tzachi Hanegbi.
Selengkapnya, berikut berita populer internasional dalam 24 jam terakhir.
1. Trump Utus Wapres ke Israel, Sidak Netanyahu Buntut Pelanggaran Gencatan Senjata Gaza
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengutus wakilnya, JD Vance melakukan kunjungan mendadak ke Israel pada Selasa (21/10/2025).
Kunjungan ini dilakukan untuk meninjau langsung pelaksanaan gencatan senjata antara Israel dan Hamas, sebagai upaya “sidak diplomatik” memastikan pemerintahan Benjamin Netanyahu benar-benar menerapkan gencatan senjata dengan Hamas di Jalur Gaza.
Setelah beberapa waktu terakhir, Trump dilanda kekhawatiran bahwa kesepakatan yang disponsorinya bisa runtuh setelah Netanyahu menuduh Hamas melanggar kesepakatan dengan menyerang pasukan IDF akhir pekan lalu, menewaskan dua tentara.
Sebagai balasan, Israel meluncurkan serangan udara ke Gaza yang menewaskan puluhan warga sipil.
Alih-alih mematuhi gencatan, Netanyahu justru memamerkan bahwa militer Israel sudah menjatuhkan 153 ton bom ke Gaza sejak gencatan senjata berlangsung.
Hal itu diutarakan Netanyahu di depan parlemen Israel dengan dalih sebagai respons atas klaimnya bahwa Hamas lah yang melanggar gencatan.
Peristiwa ini sempat memicu ketegangan diplomatik dan memunculkan kekhawatiran bahwa gencatan senjata bisa berakhir prematur.
Meski Vance menegaskan bahwa kunjungannya tidak terkait langsung dengan insiden tersebut, melainkan bagian dari upaya berkelanjutan AS untuk menjaga stabilitas kawasan.
Namun para analis politik menilai kehadiran Vance dimaksudkan untuk memastikan Israel tetap mematuhi kesepakatan gencatan senjata.
Baca juga: Gencatan Senjata Terancam usai Israel Lancarkan Serangan di Gaza, Kini Mediator Tingkatkan Diplomasi
Pernyataan ini diperkuat dengan klaim dari salah satu sumber di pemerintahan yang menggambarkan kunjungan Vance sebagai “misi pengawasan langsung” untuk menegaskan bahwa AS serius dalam memastikan perdamaian di kawasan tersebut berjalan sesuai kesepakatan.
“Ini adalah bentuk kehadiran pejabat tertinggi setelah presiden sendiri, untuk memperjelas bahwa gencatan senjata harus kuat dan bertahan lama,” ujar seorang pejabat senior AS.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BERITA-POPULER-INTERNASIONAL-23OKT25.jpg)