Prabowo: “Saya Memiliki Ikatan Emosional dengan Yordania”
Prabowo sambut Raja Abdullah II, ungkap ikatan emosional. Menlu sebut sahabat lama, bahas fosfat hingga pertahanan.
Kedekatan itu berawal ketika keduanya sama-sama mengikuti pendidikan militer di Fort Benning, Amerika Serikat, pada tahun 1981. Fakta ini tercatat dalam riwayat pendidikan militer kedua tokoh sebagaimana dilaporkan sejumlah arsip resmi.
Hubungan personal tersebut semakin erat ketika Prabowo menetap cukup lama di Yordania pasca kerusuhan Mei 1998 dan jatuhnya Presiden Soeharto. Pada periode akhir 1990-an hingga awal 2000-an, ia mendapat ruang dan dukungan dari keluarga Kerajaan Yordania, khususnya Raja Hussein, ayah dari Raja Abdullah II, sebagaimana disebutkan dalam catatan perjalanan politik Prabowo.
Ikatan tersebut kemudian berkembang menjadi hubungan kenegaraan setelah keduanya menjabat sebagai kepala negara. Raja Abdullah II naik takhta pada 1999, sementara Prabowo terpilih sebagai Presiden RI pada 2024. Pertemuan resmi mereka berlangsung di Istana Huseniah, Amman, pada 14 April 2025, sebagaimana dilaporkan media resmi Yordania, dan berlanjut dengan kunjungan balasan Raja Abdullah II ke Istana Merdeka, Jakarta, pada 14 November 2025.
Dalam momentum itu, Indonesia dan Yordania menegaskan kerja sama strategis, mulai dari pendidikan militer bagi perwira Indonesia hingga komitmen bersama mendorong perdamaian di Palestina dan Jalur Gaza, termasuk rencana pengiriman pasukan dalam misi perdamaian internasional, sebagaimana ditegaskan dalam pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri RI.
Pertemuan dan Agenda Strategis
Raja Abdullah II tiba di Indonesia melalui Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma dengan pengawalan jet tempur F-16, Jumat (14/11/2025). Presiden Prabowo menyambut langsung dengan pelukan hangat sebelum keduanya menuju Istana Merdeka.
Di sana, Raja Abdullah II disambut upacara kenegaraan dengan tembakan 21 meriam dan lagu kebangsaan kedua negara, lalu bersama Prabowo melakukan inspeksi pasukan, memperkenalkan delegasi, menandatangani buku tamu, berfoto bersama, dan melanjutkan pertemuan empat mata serta bilateral.
Agenda pembahasan mencakup isu Timur Tengah, kerja sama pertahanan, dan sektor ekonomi.
Menlu Sugiono menyebut Raja Abdullah II dijadwalkan bertemu dengan Danantara pada Sabtu (15/11/2025) untuk membicarakan kerja sama ekonomi, termasuk investasi fosfat. Fosfat sendiri merupakan komoditas penting bagi industri pupuk Indonesia, sehingga kerja sama ini dinilai strategis untuk mendukung ketahanan pangan nasional.
Selain itu, kedua negara menegaskan komitmen memperkuat pelatihan militer bersama, sementara rencana pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza masih dikaji bersama negara-negara dalam group of New York.
Makna Kunjungan
Kunjungan Raja Abdullah II ke Indonesia menampilkan dua sisi diplomasi: protokol resmi yang ketat dan gestur personal yang hangat.
Dari penyambutan di Halim hingga pertemuan di Istana, hubungan Indonesia–Yordania ditunjukkan bukan hanya sebagai persahabatan, tetapi juga sebagai kemitraan strategis berorientasi pada perdamaian, stabilitas kawasan, dan kesejahteraan bersama.
Kedekatan personal Prabowo dan Raja Abdullah II, yang berakar sejak masa muda dan diperkuat pengalaman sejarah, memberi dimensi tambahan pada diplomasi formal.
Kerja sama kedua negara hadir bukan sekadar berbasis kepentingan, melainkan juga kepercayaan dan kedekatan emosional.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Presiden-RI-Prabowo-Subianto-dan-Raja-Yordania-Hasyimiah-Raja-Abdullah-II-ibn-Al-Hussein.jpg)